Kebakaran di Sungai Pinyuh

BREAKING NEWS: Inilah Data Korban Kebakaran Menurut Polisi

Sementara Masjid Sabilul Mutaqin mengalami kebakaran ringan pipa atau paralon pancuran atap terbakar

Tayang:
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK/DHITA MUTIASARI
Kondisi bangunan ruko setelah kebakaran di Sungai Pinyuh, Senin (10/10/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Dhita Mutiasari

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Kapolres Mempawah AKBP Dedi Agustono, S.Ik mengatakan hingga saat ini penyebab kebakaran yang menghanguskan belasan Ruko di pasar Sungai Pinyuh masih diselidiki.

Dari hasil data yang di himpun di lapangan, jumlah ruko yang terbakar di sebanyak 14 ruko, yang terdiri dari Warkop Eka 1 dengan pemilik Eka terdiri dari 2 pintu, Warkop Borneo pemilik masih dalam identifikasi dengan total 1 pintu, Warkop Yopi dengan pemilik Yopi terdiri 1 pintu, satu ruko kosong milik Yopi 1, satu ruko kosong (bekas BMT) milik H. Sabran, ruko dan tempat tinggal H. Sabran sebanyak 2 pintu.

Warkop Anggraini milik Hj. Maryam yang disewa oleh Nazarudin sebanyak 2 pintu dan Warkop Eka 2 milik eka terdiri satu pintu dan, satu ruko sembako milik Apindan ruko baru rehab milik Yansen, dua pintu.

"Sementara Masjid Sabilul Mutaqin mengalami kebakaran ringan pipa atau paralon pancuran atap terbakar," tambahnya.

Baca: BREAKING NEWS: [VIDEO] Beginilah Kondisi Bangunan Masjid yang Selamat Dari Kebakaran

Tim pemadam kebakatan yang terlibat tiga unit pemadam dari badan pemadam api (BPA) Sungai Pinyuh, dua unit pemadam api dari BPA Mempawah, satu unit pemadam dari BLHPBD Mempawah, dua unit pemadan dari BPA Segedong.

"Adapun kerugian material selain bangunan juga satu buah unit pick up terbakar milik Nazar yang berada dalam bangunan. Namun kerugian seluruhnya diperkirakan kurang lebih 8 Milyar,"tukasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved