Ruang Terbuka Hijau Minim, Pemkab Tuntaskan Taman Tuyut
Saat ini luasan keseluruhan taman yang dikelola DKPPK sekitar 9 hektare.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemadam Kebakaran (DKPPK) Sintang, Martin Nandung mengakui ruang terbuka hijau khususnya taman masih sangat kurang.
"Terutama ruang terbuka hijau bagi publik. Namun, Pemkab sudah berupaya setiap tahun bisa membangun ruang terbuka hijau baru," ungkapnya, Rabu (5/10/2016).
Saat ini luasan keseluruhan taman yang dikelola DKPPK sekitar 9 hektare. Tersebar di beberapa lokasi diantaranya Taman Cemara dekat Tugu Jam, Taman Tikungan Lapter, Taman Tugu BI, Taman Alun Kapuas Kantor Bupati, Taman Bungur Depan Pendopo Bupati dan lainnya.
"Banyak sebenarnya, cuma luasnya kecil-kecil. Belum ada tempat representatif. Taman Tuyut sebelah Tugu BI yang masih proses pembangunan juga terlalu kecil. Sebenarnya, perlu tempat lebih luas lagi," imbuhnya.
Martin menargetkan penyelesaian Taman Tuyut sebagai alternatif ruang terbuka hijau, termasuk program penanaman tanaman peneduh di sepanjang jalan pusat Sintang.
"Itu alternatif, selain memelihara taman yang ada. Karena kita menyadari keterbatasan lahan yang dimiliki oleh Pemda. Keterbatasan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) juga membuat pengadaan taman-taman baru agak terhambat. Kami tetap berusaha maksimal," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/taman-tuyut_20161005_161509.jpg)