Staf Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau

Petugas kebun binatang Palm Beach itu dijadwalkan masuk ke dalam kandang hewan buas tersebut.

Staf Kebun Binatang Tewas Diterkam Harimau
NET
Harimau

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, FORT LAUDERDALE - Seorang staf kebun binatang di Florida, AS tewas diterkam seekor harimau setelah dia tidak menjalankan prosedur keamanan yang diwajibkan.

Petugas kebun binatang Palm Beach itu dijadwalkan masuk ke dalam kandang hewan buas tersebut.

Sesuai prosedur, harimau itu harus masuk ke sebuah kandang khusus yang terkunci dan petugas harus membawa alat penyemprot berisi air merica.

Namun, Stacey Konwiser tak menerapkan kedua prosedur itu sehingga dia tewas dalam tragedi yang terjadi 15 April lalu. Demikian harus penelitian Komisi Konservasi Alam Liar dan Perikanan Florida (FWC) yang dirilis Senin (3/10/2016).

Juru bicara kebun binatang Palm Beach, Niki Carter mengatakan, pihak kebun binatang menghargai hasil kerja FWC yang sangat profesional.

"Kami akan terus bekerja sama dengan institusi pemerintahan lainnya untuk menuntaskan investigasi kasus ini," ujar Niki.

Stacey Konwiser (38), adalah seorang petugas yang sangat berpengalaman. Dia harus masuk ke kandang harimau itu untuk mempersiapkan sebuah presentasi.

Laporan FWC mengungkap, sebuah tanda peringatan di pintu menunjukkan bahwa harimau malaysia berusia 12 tahun bernama Hati itu tidak terkunci di kandang khusus.

Namun, entah bagaimana Stacey mengabaikan peringatan itu dan tetap masuk ke dalam kandang kucing besar tersebut.

Di sisi lain, kebijakan kebun binatang mengharuskan Stacey membawa semprotan merica di ikat pinggangnya sebagai bentuk pertahanan diri, tetapi dia tak membawa benda itu.

Teriakan Stacey membuat rekan kerjanya datang ke kandang hati dan mereka menemukan hewan berbobot 150 kilogram itu berdiri di atas tubuh Stacey.

Leher Stacey luka akibat dikoyak Hati yang mengakibatkan pembuluh darah di lehernya rusak berat. Demikian hasil otopsi terhadap jasad Stacey.

Manajemen kebun binatang mempertahankan keputusan mereka untuk tidak menembak mati Hati si harimau karena khawatir peluru yang dilepaskan malah mengenai Stacey atau malah membuat harimau itu semakin marah.

Petugas kemudian mencoba membujuk Hati masuk ke kandangnya dengan pancingan berupa makanan, tetapi gagal. Mereka akhirnya menembak hewan itu dengan menggunakan peluru bius.

Tim medis menangani Stacey 17 menit usai diserang dan mendapati jantung perempuan itu sudah tak berdenyut. Stacey kemudian dilarikan ke rumah sakit dan dinyatakan meninggal dunia.

Pengelola kebun binatang mengatakan, tak ada kamera CCTV yang beroperasi di kandang harimau itu, sebab kamera hanya digunakan saat program pembiakan dilakukan.

Stacey sebenarnya sudah menyatakan akan pindah bekerja di Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) tetapi pihak kebun binatang menaikkan gajinya demi menahan perempuan itu.

Saat kematiannya, Stacey, yang juga pernah bekerja di kebun binatang Palm Spring itu belum memutuskan untuk pindah tempat kerja atau bertahan di kebun binatang itu.

Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved