Mau Produk Laris Manis di Pasar Online? Ini Tips dari Bukalapak
Head of Business Partner Bukalapak, Rahmat Danu Andika, menyayangkan banyak penjual online yang memajang produk dengan gambar yang masih asal-asalan.
Penulis: Nina Soraya | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Mau produk jualan laris manis dipajang di marketplace atau di pasar online, maka ada triknya.
Inilah satu di antara materi yang disampaikan dalam Workshop yang digelar Bekraf bersama Bukalapak, di Hotel Mercure Pontianak, Selasa (4/10/2016).
Head of Business Partner Bukalapak, Rahmat Danu Andika, menyayangkan banyak penjual online yang memajang produk dengan gambar yang masih asal-asalan.
" Itu produknya jangan di foto di atas ubin retak. Padahal yang namanya jualan online itu, pembeli kan gak bisa merasa, menyentuh. Mereka hanya bisa lihat tampilan produk. Jadi foto harus benar dan bagus," katanya.
Dalam workshop ini, pelapak diajarkan cara mengambil foto barang dagangan agar menarik. Caranya dengan mengambil foto dari berbagai sisi. Teknik lainnya adalah dengan menyiapkan background putih, agar warna dan kecerahan produk lebih tampak jelas. Trik lainnya adalah dengan pencahayaan atau membuat studio boks mini dari kardus yang tutorialnya sudah tersebar di internet. Cara memotret produk juga harus didampingi dengan pengemasan produk yang menarik juga. "Ingat hindari backlight dan foto produk yang berbayang," katanya.
Sementara bila produknya adalah barang-barang fashion seperti baju, maka disarankan menggunakan model ataupun memakai manekin.
"Kalau model yang memakai baju tadi usahkan jangan pakai aksesoris berlebihan, agar calon pembeli bisa fokus pada baju yang dijual," jelasnya.
Tak hanya foto produk, copywriting dan promosi juga merupakan poin utama mau sukses di bisnis online. Misal soal copywriting, harusnya dimanfaatkan penjual dengan mendeskripsikan produk semenarik mungkin.
" Kalau jualan produknya sambal, ya jangan copywriting -nya itu Sambal Pedas itu saja. Ya, gak bikin si calon pembeli tertarik," ujarnya.
Puluhan pelaku UMKM Pontianak antusias mengikuti workshop ini. Bahkan mereka langsung mempraktekkan cara menggambil foto dengan menggunakan studio mini dari kardus yang telah disiapkan tim Bukalapak.
Koordinator Komunitas Bukalapak Pontianak, Heni Salwati, mengatakan pelatihan yang diberikan Bukalapak sangat bermanfaat bagi para pelapak di daerah.
"Materi yang diberikan sangat berguna bagi kita semua," katanya.
Terkait tantangan menjadi Penggerak Pelapak, dia menilai hal ini sangat bagus, bahkan ia mengaku akan mensinergikan dengan komunitas entrepreneur yang telah ada di Pontianak. Seperti dengan Hipmi Perguruan Tinggi (PT).
"Kita akan dukung karena tujuannya untuk meng-onlinekan UMKM lewat Penggerak Pelapak. Karena dengan begitu masalah marketing mereka bisa terbantu lewat jualan online. Apalagi sudah waktunya UMKM itu meregenerasi dirinya menjadi UMKM yang ramah dengan IT. Ini memang tantangan untuk kita di sini," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/peserta-workshop-antusias_20161004_202511.jpg)