Pasukan Khusus Merebut Pangkalan
Seluruh penerjun merupakan pasukan khusus dengan kemampuan khusus, untuk merebut pangkalan dalam pelaksanaan operasi selanjutnya.
Penulis: Madrosid | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Personil gabungan Denmatra menggelar latihan terjung free fall, di Lanud Supadio, Senin (3/10/2016).
Sebanyak 93 personil terdiri dari 80 satuan tempur (satpur) dan 13 personil pengendali temput (Dalpur) terjung dari ketinggian 6 ribu feet menggunakan senjata lengkap.
Seluruh penerjun merupakan pasukan khusus dengan kemampuan khusus, untuk merebut pangkalan dalam pelaksanaan operasi selanjutnya.
Komandan batalyon 465 Braja musti letkol Pas, Nevy Dennyson Hutagalung mengatakan latihan terjung menggunakan parasut free fall ini kerap dilakukan oleh para personil.
Pelaksanaan latihan kali ini hanya sebagai pemantapan kemampauan.
"Jadi fungsi dari latihan semacam ini, bagi pasukan infantri TNI AU untuk menyerang daratan serta merebut dan menguasai pangkalan guna melaksanakan operasi tempur selanjutnya," katanya.
Nevy menerangkan personil satuan penerjun melibatkan personil gabungan dari Denmatra I Paskhas, II Paskhas, Batalyon Komando 463, 464 dan 467.
Seluruh personil yang terlibat dalam latihan menggunakan parasut free fall ini berjumlah 93 personil. Terdiri dari 80 satuan tempur dan 13 pengendalian tempur.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/terjun_20161003_184212.jpg)