DPRD Minta Pemkot Razia Remaja Ngelem

Karena bukan narkoba itulah makanya masih di jual oleh toko, yang beli juga tidak mungkin ditanya bilang untuk ngelem

Penulis: Zulfikri | Editor: Arief

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINGKAWANG - Menanggapi anak-anak dan remaja yang menggunakan lem sebagai sarana untuk mabuk, Ketua DPRD Kota Singkawang, Sujianto mengatakan bahwa pemkot seharusnya serius menanggapi masalah ini.

"ini kan cerita lama dan berlarut larut, kita di dewan hanya bisa melakukan pembinaan, pengawasan dan penganggaran, kita juga selalu menghimbau pemkot supaya diadakan razia," katanya, Minggu (2/10/2016).

Lanjutnya karena ngelem tidak mempunyai dasar aturan jelas dan tidak termasuk kedalam UU No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, sehingga pemakai hanya diberi pembinaan setelah itu dipulangkan.

"Ngelem ini tidak ada aturan yang melarang hanya pembinaan saja, jadi bagaimana pemkot menanganinya, tim khusus saya rasa perlu dengan bekerjasama dengan lembaga hukum, saya sudah sampaikan ke Polres, Pol pp untuk giat razia," katanya.

Sujianto mengatakan bahwa pemkot harus serius mengingat anak mud merupakan generasi penerus bangsa.

"Saya harap pemkot serius menghadapi masalah ini, karena anak muda merupakan generasi penerus bangsa," katanya

Lebih lanjut dikarenakan lem tidak termasuk kedalam narkotika, lem tetap dijual di toko-toko.

"Karena bukan narkoba itulah makanya masih di jual oleh toko, yang beli juga tidak mungkin ditanya bilang untuk ngelem," katanya.

Selain orang tua harus perduli dan mengawasi, Sujianto mengatakan bahwa selama ini pemkot belum menganggarkan untuk infrastruktur penunjang pembinaan untuk kasus ngelem supaya setelah dibina remaja atau anak tersebut tidak mengulanginya lagi.

"Selama ini pemkot juga belum menganggarkan, coba di bikinkan infrasturkturnya untuk pembinaan, jadi pas keluar tidak mengulanginya lagi, kalau tidak ada anggarannya dinas terkait tidak berjalan," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved