Pelatih Akui Sintang FC Bermain Kurang Sabar

Kita terlalu cepat menyerang, tidak sabar dan ingin cepat memperoleh kemenangan.

Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY PRABOWO RAHINO
Pemain Sintang FC (kuning) menghalau bola ke luar lapangan dari jangkauan pemain Persiwah (merah) saat pertandingan keempat lanjutan Putaran Kedua Liga Piala Nusantara 2016 Wilayah Kalimantan Barat di Stadion Baning Sintang, Jumat (30/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Pelatih Sintang FC, Tommy Pasrep Wijaya menyesalkan hasil kekalahan 2-1 yang diterima anak-anak asuhnya atas Persiwah. Menurutnya para pemain Sintang FC harus bisa memainkan tempo pertandingan.

“Kita terlalu cepat menyerang, tidak sabar dan ingin cepat memperoleh kemenangan. Jadi, hasilnya malah negatif, harusnya bermain sabar dengan kedewasaan untuk menciptakan gol. Kalau kayak gini ndak bisa, saya bilang tinggal membangun mental. Kalau karakter sih sudah bagus,” ungkapnya, Jumat (30/9/2016).

Ambisi mencetak gol cepat membuat para pemain Sintang FC lupa bertahan. Inilah yang dimanfaatkan oleh Pemain Persiwah untuk mencetak gol.

“Serangan Persiwah bermula dari serangan balik. Kita (Sintang FC) malah banyak peluang. Seandainya heading (sundulan) Rudi (pemain Sintang FC) masuk di akhir-akhir pertandingan tadi. Mungkin skor bisa seri 2-2. Tapi sepakbola mah sulit, gak bisa ditebak,” jelasnya.

Dengan hasil ini, Tommy berharap anak asuhnya dapat menunjukkan penampilan terbaik di laga terakhir yang krusial.

“Masih ada peluang lolos. Masih ada kehidupan sedikit. Namun, kami masih tergantung hasil akhir melawan PS Sanggau, serta hasil laga Persiwah melawan Porselama Bengkayang. Kami pasang target menjegal dan menjungkalkan PS Sanggau,” pungkasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved