Hidup Penuh Keterbatasan, Janda Tiga Anak ini Bersyukur Banyak Bantuan Mengalir
Gencetan ekonomi membuat janda bersama tiga anaknya hidup penuh keterbatasan.
Penulis: Madrosid | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Anita (50) warga RT 023 Parit Lintang Desa Kalimas kini mulai bisa bernafas lega. Bantuan dari berbagai pihak sudah banyak mengalir guna meringankan beban kehidupannya sehari-hari bersama tiga orang anaknya.
Semenjak ditinggal suami keduanya, Anita janda tiga anak ini terpaksa harus tinggal dirumah peninggalan suami pertamanya.
Saat ini kondisinya sudah sangat memprihatinkan sekali. Bagian rumah dari material kayu sudah banyak lapuk dan bolong. Kayu penopang mengelilingi rumah agar tak tumbang.
"Alhamdulillah sekarang bantuan banyak kami terima. Terutama dari bantuan untuk peralatan rumah tangga. Bantal, sprei beras bahkan uang tunai Rp 5 juta juga kami terima," katanya, Selasa (27/9/2016) saat tribun menyambangi rumahnya.
Seluruh barang bantuan sebagian sudah dipakainya. Seperti bantal dan seprai. Namun untuk bedah rumah banyak pihak selalu gagal dari status tanah yang masih jadi sengketa dari pihak keluarga.
"Kalau bedah rumah belum. Tapi ada dari tetangga rencanya mau ada hibahkan tanah seukuran rumah ke saya diseberang. Semoga saja nanti ini bisa terlaksana," tuturnya.
Gencetan ekonomi membuat janda bersama tiga anaknya hidup penuh keterbatasan.
Hanya dengan mengandalkan upah sebesar Rp 20 ribu sampai Rp 30 ribu perhari, membantu orang berladang.
"Kita sangat bersyukur sekali banyak yang peduli ke kita. Terlebih lagi semenjak masuk media. Sudah sekian lama kita hidup seperti ini, kami jalani saja karena sudah keadaannya mau gimana lagi," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/anita-50-warga-parit-lintang_20160927_203125.jpg)