IHSG Ditutup Melemah

Investor asing yang tercatat net sell sebesar Rp 335.94 miliar memperlebar capital out flow pada bulan ini yang menyentuh Rp 3 triliun.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Maskartini 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah -36,77 poin sebesar -0,68% dilevel 5352 dengan volume cukup tinggi seiring bursa Asia yang tertekan pada awal pekan ini.

Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan disaat mayoritas indeks sektoral mengalami pelemahan sektor pertanian dan infrastruktur bertahan pada zona positif setelah pada minggu lalu cukup tertekan.

Investor asing yang tercatat net sell sebesar Rp 335.94 miliar memperlebar capital out flow pada bulan ini yang menyentuh Rp 3 triliun.

Optimisme program tax amnesti yang telah menembus angka Rp 60 triliun dinilai belum cukup menumbuhkan kepercayaan investor ditengah terpaan polemik pembatasan produksi minyak di dunia.

Mayoritas bursa di Asia mengawali pekan dengan pelemahan. Investor menimbang kembali prospek persetujuan produsen minyak utama pada pembatasan output pada pembicaraan pekan ini.

Selain itu indeks mata uang Emerging market turun terdalam di dua minggu terakhir menambah tekanan aksi jual investor di awal pekan.

Bursa Eropa pun demikian dibuka dengan gap down, Kekhawatiran akan dampak terhadap perjanjian pembatasan produksi minyak yang tidak menemukan kata sepakat menjadi faktor utama setelah drama mengenai prospek suku bunga AS usai.

Sepinya sentimen sentimen data ekonomi diakhir pekan membuat investor cenderung berspekulasi sehingga terkadang pergerakan pasar pun cenderung fluktuatif.

Secara teknikal IHSG membentuk pola bearish sparating line setelah terkonsolidasi pada area dekat overbought.

Pada hari ini terlihat pola pergerakan IHSG seakan tertahan pada support MA25 sabagai penjagaan awal sebelum memasuki support MA50 yang juga menjadi signal false break dari bearish trend line nya.

"Indikator Stochastic bergerak negatif dengan indikasi dead-cross meskipun momentum RSI masih relatif rendah berada pada middle oscillator. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed tertahan mencoba bertahan pada support MA50 dengan range pergerakan 5285-5400,"ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved