IHSG Ditutup Menguat Tipis
Namun mejelang penutupan investor melihat adanya aksi beli investor asing setelah pada bulan ini di hujani aksi jual yang cukup tinggi.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat tipis 8,6 poin sebesar 0,16% dilevel 5388 dengan volume yang cenderung moderate.
Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri merilis pergerakan IHSG kecenderungan melemah pada perdagangan di akhir pekan.
Namun mejelang penutupan investor melihat adanya aksi beli investor asing setelah pada bulan ini di hujani aksi jual yang cukup tinggi.
Dimana pada investor asing tercatat net buy sebesar Rp 181,35 miliar dengan total capital flow yang terjadi pada minggu ini sebesar Rp -34,56 miliar. Giliran indeks sektor aneka industri yang menjadi penekan setelah saham ASII mengalami aksi profit taking dimana harga sahamnya telah break resistance tertinggi pada tahun ini kemarin.
Bursa saham di Asia ditutup bervariasi diwarnai aksi profit taking diakhir pekan. Harga minyak terkoreksi hingga dibawah 46 dollar per barrel seiring menurunnya spekulasi investor mengenai kesepakatan pengurangan produksi produsen utama yang akan dibicarakan pekan depan.
Meskipun Data survey PMI manufaktur bulan ini di Jepang cukup baik berkontraksi dengan ekspektasi tidak mampu menahan aksi jual investor diakhir pekan.
Bursa Eropa dibuka tertekan diakhir pekan. Data pertumbuhan GDP Perancis memasuki zona negatif Q on Q dan Data indeks kinerja sektor jasa di Eropa berkontraksi dengan ekspektasi menjadi faktor utama pelemahan indeks Eropa diakhir pekan meskipun data survey kinerja manufaktur tersurvey naik diatas ekspektasi.
Sentimen ekonomi dipekan terakhir bulan september akan dibuka oleh indeks kepercayaan dan hasil pidato BOJ di Jepang. Malamnya data penjualan rumah baru di AS sebagai indikator pertumbuhan tingkat kemampuan konsumen.
Pergerakan IHSG terkonsolidasi positif bertahan diatas bearish trend resistance level yang telah berhasil break out pada perdagangan sebelumnya. Pola gap up masih terlihat meskipun pada hari ini mencoba menutup. Indikator stochastic berindikasi dead-cross setelah mencapai overbought oscillator.
"Bullish momentum masih terlihat pada indikator RSI. Resistance terdekat yang akan diuji berada pada level upper bollinger bands dikisaran 5430. Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed mencoba menguat tertahan dengan range pergerakan 5325-5430,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/riza-juliandri_20160818_185255.jpg)