Tiga Napi yang Kabur Diduga Panjat Tembok Pengaman
"Mengawasi napi berjumlah 300 lebih dengan keterbatasan personel memang jadi kendala.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Jamadin
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Prabowo Rahino
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Kepala Pengamanan Lapas Kelas II B Sintang, Ferry mengatakan kuat dugaan ketiga napi melarikan diri dengan memanjat tembok pengamanan Lapas yang berada di belakang antara Blok A dan Blok B dengan membuka kawat atau besi pagar keliling terlebih dahulu.
"Mereka memanjat menggunakan tali yang di atasnya itu telah dilubangi pemberat berupa batu dan celana jeans. Kalau dilempar dan mengait ke atas kawat berduri tentu akan menempel kuat," ujar Ferry, Senin (19/9/2016).
Usai mendapati napi kabur ini, Ferry menegaskan pihaknya akan memperkuat pengawasan dengan memaksimalkan jumlah personel yang ada.
"Mengawasi napi berjumlah 300 lebih dengan keterbatasan personel memang jadi kendala. Tapi ya tetap akan dimaksimalkan. Tiga tahanan kabur ini akan diusahakan segera ditangkap," imbuhnya.
Ferry memperkirakan napi yang kabur bertepatan dengan pergantian tugas jaga pagi ke siang pukul 12.30-13.00 WIB.
"Saat itu untuk pengawasan hanya ada satu petugas di blok. Ketiga tahanan ini sepertinya sudah merencanakan sebelumnya," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/tunjukkan_20160919_165330.jpg)