Meski Rumah Sangat Sederhana, Bujer tak Mau Berpangku Tangan

Rumah Bujer disekat menjadi dua, yakni ruang tamu, dan kamar yang menyatu dengan dapur.

Penulis: Zulkifli | Editor: Jamadin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ZULKIFLI
Rumah Bujer yang berdinding papan berada di bibir Sungai Melawi, Minggu (18/9/2016) 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Zulkifli

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Potret kemiskinan, juga dirasakan pasangan suami istri yang tinggal di Dusun Baru RT 03 Desa Baru Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi.

Keduanya terpaksa tinggal dirumah papan sederhana, ukuran 3 x 5 meter. Suami Istri tersebut bernama Bujer (52) dan Ani (40).

Rumah pak Bujer tepat di bibir Sungai Melawi. Rumahnya tergolong kecil, ber dinding papan, berlantai papan, dan atap sebagian seng.

Sebagiannya kata Pak Bujer bahkan sudah ada yang rusak, sehingga bocor manakala hujan.

Rumah  Bujer disekat menjadi dua, yakni ruang tamu, dan kamar yang menyatu dengan dapur.

Didalamnya tak ada perabot eletronik mewah, seperti televisi kulkas atau lemari es, apalagi sepeda motor.

Hanya ada radio disudut rumahnya tampak tergantung. "Itupun sering rusak," kata Pak Bujer, Minggu (18/9/2016).

Rumah Pak Bujer hanya dihuni berdua bersama istrinya. Sementara dua anaknya tinggal dirumah berbeda. Kondisinya pun tidak dapat membantu banyak, untuk memperbaiki rumah kedua orang tuanya.

"Anak saya yang pertama ada di sini, sambil jualan minyak besin. Sudah berkeluarga. Yang satu di Sintang ,"kata Pak Bujer.

Pak Bujer mengaku telah tinggal dirumahnya tersebut sejak tahun 2006. Meski demikian ia terhitung masih menumpang tanah milik sanak keluarganya. "Rumah punya saya, tanahnya masih numpang," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved