IHSG Ditutup Dilevel 5281

Trend bearish momentum kian terasa seakan memperpanjang bearish trend yang terbentuk hingga medium.

IHSG Ditutup Dilevel 5281
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Pantauan grafik pergerakan IHSG, Jumat (9/9/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Seiring tekanan yang terjadi pada bursa global. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun ditutup terkoreksi diwarnai aksi jual yang cukup deras dengan ditutup -89,16 poin sebesar -1,66% dilevel 5281 dengan tercatat aksi jual bersih investor asing sebesar Rp 914,04 miliar pada perdagangan hari ini.

Aksi jual investor asing pada hari ini, Jumat (9/9/2016) merupakan yang terbesar sejak 36 pekan terakhir. Total capital out flow yang terjadi pada minggu ini cukup besar di level Rp -813,6 miliar. Data ekonomi pun menjadi penekan IHSG diantaranya tingkat penjualan ritel yang turun dilevel 6,7% dari 16,4% diperiode sebelumnya.

Bursa Asia mayoritas mengalami tekanan diakhir pekan kecuali indeks saham di Hongkong. Aksi jual pada saham global dan obligasi diperdalam setelah signal buruk bank sentral Eropa dan Jepang pada pelonggaran moneter lebih lanjut setelah turunnya prospek kenaikan suku bunga AS bulan ini.

Sedangkan indeks saham di Hongkong menguat tertinggi sejak satu tahun terakhir seiring meningkatnya capital inflow dan asuransi Cina yang dapat membeli saham pada indeks Hangseng melalui link perdagangan valuta dengan Shanghai. Data tingkat inflasi di Cina berkontraksi dengan ekspektasi dengan menurun di level 0,1% MoM.

Bursa Eropa dibuka pada zona negatif ditengah kekhawatiran investor terhadap keraguan bank sentral pada pelonggaran kebijakan moneter yang dirasa berlebihan.

Aktifitas eksport di german berkontraksi dengan ekspektasi yang mengalami penurunan -2,60% dari 0,20% di periode sebelumnya dan ekspetasi naik 0,25% menjadi salah satu penambah kekhawatiran investor terhadap pasar ekuitas global.

Sentimen selanjutnya dipekan depan diantaranya tingkat penjualan ritel di Cina, tingkat inflasi di Jerman dan hasil komentar ECB menanggapi kebijakan moneter.

Pergerakan IHSG secara teknikal menghapuskan peluang penguatan setelah tidak mampu break out resistance MA25 namun break out support fractal dan lower bollinger bands. Indikator pun menjadi bergerak terkonsolidasi negatif pada stochastic dan momentum dari RSI.

Trend bearish momentum kian terasa seakan memperpanjang bearish trend yang terbentuk hingga medium.

IHSG terlihat sedang menguji support MA50 yang tepat berada pada level 5270. Sehingga diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung mixed mencoba rebound pada area support MA50 sebagai penahannya dengan range pergerakan 5270-5350.

Penulis: Maskartini
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved