Jika Tak Ingin Keluar Uang Banyak, Jangan Biarkan Plafon Sampai Melendut
Bagi rumah tinggal, plafon merupakan bagian yang memiliki fungsi tak kalah besar dari pondasi, dinding dan atap. Keberadaannya juga berkaitan dengan
Penulis: Nasaruddin | Editor: Mirna Tribun
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nasaruddin
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bagi rumah tinggal, plafon merupakan bagian yang memiliki fungsi tak kalah besar dari pondasi, dinding dan atap.
Keberadaannya juga berkaitan dengan estetika.
Jika terjadi lendutan, maka kita harus siap-siap merogoh uang saku.
Dosen arsitektur Politeknik Negeri Pontianak, Muhammad Radhi menilai, terjadinya lendutan pada plafon akibat dari proses konstruksi sebelumnya.
Apakah karena terjadi kegagalan konstruksi ataupun faktor penyebab lain.
"Saya melihat pelendutan terjadi karena kurangnya penggantung. Kemudian jarak rangka yang berjauhan," katanya, Jumat (2/9/2016).
Ketika plafon melendut, artinya sudah ada kerusakan konstruksi.
Oleh karena itu, jika akan memperbaiki perlu dilakukan pembongkaran.
"Kalau sudah melendut itu sudah ada kerusakan kontruksi. Bisa jadi sudah terpelintir, sehingga otomatis harus dibongkar. Jika hanya ditopang, hasilnya tidak rapi lagi," jelasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/ilustrasi-plafon_20150405_104008.jpg)