Job Fair 2016

Midji : Pencaker Jangan Berharap Jadi PNS

Berbagai jenis bidang pekerjaan ditawarkan di perusahaan swasta maupun negeri.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA
Sejumlah pencari kerja saat mengunjungi Pameran bursa kerja yang digelar Pemerintah kota pontianak melalui dinas sosial dan tenaga kerja, di Pontianak Convention Center (PCC),Jl Sultan Abdurrahman,Pontianak, Kalimantan Barat,Rabu (31/8/2016) pagi. Job Fair 2016 ini akan berlangsung hingga 2 September 2016 mendatang. TRIBUN PONTIANAK / ANESH VIDUKA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Rizky Zulham 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak menjawab kebutuhan masyarakat yang sedang bingung mencari pekerjaan dengan menggelar job fair 2016 dengan tema Indonesia Kerja Nyata di Pontianak Conventions Center (PCC), Rabu (31/08/2016).

Berbagai jenis bidang pekerjaan ditawarkan di perusahaan swasta maupun negeri.

Job fair yang diprakarsai oleh Dinas Sosial Ketenagakerjaan (Dinsosnaker) Kota Pontianak dilaksanakan selama 3 hari dan berakhir pada 2 September 2016. Kegiatan dibuka langsung oleh Wali Kota Pontianak Sutarmidji.

Sutarmidji menilai slogan kegiatan bertajuk Job Fair tidak familiar di telinganya masyarakat.

"Istilah bursa kerja atau job fair itu tidak familiar, harusnya pameran info lowongan kerja supaya bisa dipahami masyarakat," katanya.

Diakuinya, dari kuantitas lowongan yang disediakan tidak sebanyak Tahun sebelumnya.

"Tahun ini agak berkurang sekitar 30 persen, tapi saya berharap serapan lebih besar dari tahun lalu sebanyak 771 pekerja. Kemudian perusahaan yang ikut kali ini bisa memberi suasana baru tentang potensi yang bisa digarap," tuturnya.

Kehadiran perusahaan swasta yang menyerap tenaga kerja, lanjutnya, sebagai pengganti serta menjawab kendala pemerintah dimana serapan dari perekrutan Pegawai Negeri Sipil yang kian berkurang.

"Kedepan selain sedikitnya peluang kerja PNS, perusahaan swasta bisa mengisi kebutuhan-kebutuhan itu, baik di pemerintahan dan swasta," harapnya.

Ia juga berpesan kepada pihak perusahaan untuk lebih meningkatkan kualitas para pekerja.

"Jangan menyiapkan tenaga yang asal dan perlu servise yang baik serta disiplin yg tinggi. Dengan begitu akan lebih meyakinkan," tuturnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved