Danrem Ancam Pecat Prajurit TNI Terlibat NarkobaTak Segan-Segan Pecat Prajurit Terlibat Narkoba

Tak hanya itu, bentuk penghargaan kepada prajurit yang berprestasi dikatakan juga bisa dalam bentuk kenaikan pangkat dan jabatan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Komandan Korem 121/ABW, Brigadir Jenderal TNI Widodo Iryansyah, S.Sos MM menegaskan dalam mempertahankan eksistensi satuan Yonif 643/Wns, pihaknya tentu tak akan segan-segan memberikan penghargaan kepada prajurit yang memang berprestasi baik secara internal TNI AD maupun eksternal.

"Penghargaan kita bisa dalam bentuk kenaikan pangkat ada bermacam-macam, bisa kenaikan pangkat luar biasa bahkan bisa mendapatkan prioritas lebih dulu,"ujarnya usai memimpin sertijab Komandan Yonif 643/Wanara Sakti Korem 121/ABW di lapangan Yonif 643/Wns Anjongan, Jumat (26/8/2016).

Tak hanya itu, bentuk penghargaan kepada prajurit yang berprestasi dikatakan juga bisa dalam bentuk kenaikan pangkat dan jabatan.

"Atau mendapatkan jabatan lebih dahulu dibanding kawan-kawan satu angkatan. Kita sangat menghargai mereka jika mendapatkan prestasi," ujarnya.

Kendati demikian, pihaknya juga menegaskan tak akan segan-segan memberikan sanksi hingga pemecatan jika memang ada prajurit terbukti melakukan pelanggaran.

"Sebaliknya kita tidak ragu-ragu lagi jika prajurit ada yang melakukan pelanggaran, maka akan kita tindak tegas. narkoba pasti kita cepat," tegasnya.

Ia mengatakan prestasi dapat ditorehkan prajurit baik di tingkat TNI Angkatan Darat dan prestasi di luar atau umum.

"Seperti contoh ada prestasi di tingkat TNI Angkatan Darat, di mana kita setiap hari kita mengadakan kejuaraan ton tangkas yang dilakukan se -Indonesia," jelasnya.

Ia mengatakan ketika mendapatkan juara, maka akan diberikan penghargaan luar biasa di antaranya penugasan keluar negeri bahkan jika itu diberikan kepada satu batalyon.

"Termasuk prestasi umum, seperti olahraga digiatkan di TNI seperti olahraga karate banyak kita dapatkan. Bahkan MTQ akan tetap dihargai dan diberikan penghargaan,"jelasnya.

Kemudian saat menegaskan kepada komandan Yonif 643/Wanara Sakti yang baru Mayor Inf Ari Dwi Nugroho ketika menggantikan Danyon sebelumnya Letkol Inf Abdul Rahman dikatakannya, berbagai sisi positif maupun prestasi dari hasil pembinaan para Danyon sebelumnya juga tentu harus dipertahankan dan ditingkatkan.

"Karena itu penting sebagai pedoman dan referensi bagi Danyon yang baru dalam melakukan pembinaan kedepan," ujarnya.

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved