IHSG Ditutup Menguat Dramatis

Sentimen selanjutkan akan dibuka oleh hasil pidato Gubernur BOJ mengenai kebijakan moneter setelah data Manufakturing PMI di Jepang diperkirakan...

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK/MASKARTINI
Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat dramatis diakhir pedagangan +11,14 poins besar 0,21% dilevel 5427 setelah sempat melemah diawal sesi kedua.

Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan masih tingginya tingkat kepercayaan investor asing mampu mendorong penguatan indeks diakhir sesi dimana tercatat net buy investor asing sebesar Rp 285.84 miliar pada perdagangan hari ini.

Naiknya saham ASII kata Riza mampu membuat indeks sektoral aneka industri menguat hingga 2% pada perdagangan hari ini. Sementara bursa Asia kembali ditutup bervariasi mengawali pekan ini. Dimana tingkat kepercayaan pada bursa China menurun drastis setelah kajahatan pasar modal dimana Xintai Electric Co memalsukan dokumen IPO hingga Defisit Kredibilitas pun mencuat kesemua bidang.

Minimnya data ekonomi pada awal pekan ini. Nilai tukar Yen turun 0,4% setelah BOJ sedang melakukan kajian komprehensif ekonomi dan keuangan Jepang.

Bursa Eropa dibuka pada zona positif Hasil pidato the fed minggu lalu mampu meningkatkan kepastian prospek suku bunga AS ditengah keraguan akan kondisi Ekonomi AS.

Sentimen selanjutkan akan dibuka oleh hasil pidato Gubernur BOJ mengenai kebijakan moneter setelah data Manufakturing PMI di Jepang diperkirakan tumbuh.

Sentimen lain masih dari data kinerja sektor manufaktur dan jasa di Eropa dan Penjualan rumah di AS sebagai tolak ukur kekuatan ekonomi global mengawali semester kedua tahun ini.

IHSG terkonsolidasi setelah membentuk pola dark cloud cover dibarengi pulled back nya pada formasi double top. Indikator Stochastic spontan menguat tajam menghampiri area overbought meskipun momentum RSI kian tertekan dari Area jenuh beli sejak pekan lalu.

"Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak mixed cenderung tertekan mencoba menutup gap dengan range pergerakan 5377-5460. Sangat disarankan untuk investor mewaspadai selalu phase koreksi,"ujarnya pada Senin, (22/8/2016).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved