Olimpiade 2016

Rebut Emas Olimpiade, Ini Respons Pelatih Sepakbola Putri Jerman

Silvia awalnya bersikeras tak akan meletakkan jabatan sebagai pelatih tim sepakbola putri Jerman.

Tayang:
Editor: Marlen Sitinjak
AFP/Martin BERNETTI
Tim Sepakbola Putri Jerman merebut medali emas Olimpiade usai mengalahkan tim putri Swedia, 2-1, pada laga final, di Stadion Maracana Rio de Janeiro, Sabtu (20/8/2016) pagi WIB. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, RIO DE JANEIRO - Pelatih tim sepakbola putri Jerman, Silvia Neid, sangat bangga bahkan tak bisa mengungkapkan kegembiraannya usai timnya meraih emas Olimpiade Rio de Janeiro 2016.

Di laga final, Jerman menang atas Swedia dengan skor 2-1 di Maracana, Sabtu (20/8/2016) pagi WIB.

Pencetak gol Jerman adalah Dzsnifer Marozsan dan bunuh diri Linda Sembrant. Sedangkan gol Swedia dihasilkan Stina Blackstenius.

"Saya tidak bisa berkata-kata untuk menggambarkan kegembiraan usai meraih medali emas. Tapi, ketika Anda meraih hasil yang sesuai dengan target, yang ada hanyalah sukacita. Tidak peduli apakah itu Piala Dunia, Piala Eropa, atau Olimpiade," ujar Silvia.

"Ini adalah mimpi yang menjadi nyata dan saya katakan ini adalah hal yang gila," katanya.

BACA JUGA: Perolehan Medali Olimpiade, Sabtu hingga Pukul 16:40 WIB

"Di Olimpiade 2016, kami telah memenangkan gelar lain. Tapi, medali emas di cabang sepak bola merupakan puncak dari performa Jerman hingga saat ini," kata Silvia seperti dilansir Soccerway.

"Perlu diingat, Jerman sebelumnya tak pernah meraih medali emas di sepakbola putri Olimpiade," katanya.

Silvia awalnya bersikeras tak akan meletakkan jabatan sebagai pelatih tim sepakbola putri Jerman.

Tapi, setelah meraih medali emas Olimpiade 2016, dia memikirkan untuk melepaskan jabatannya.

"Ini jelas sangat mudah bagi saya untuk menyerahkan kendali tim kepada orang lain. Saya katakan mudah karena sekarang tergantung saya sendiri. Selama 34 tahun saya telah berkecimpung di sepakbola putri sebagai pemain dan pelatih. Sekarang saya ingin melakukan sesuatu yang berbeda," papar Silvia.

"Saya akan menari dan bernyanyi. Itu tak masalah ketika saya memutuskan pergi dari sepakbola," pungkas Silvia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved