Harga Minyak Naik

Penguatan tersebut dipicu oleh naiknya harga minyak menyusul laporan mengenai rencana negara-negara pengekspor minyak akan menahan produksi minyaknya.

Editor: Mirna Tribun
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NEW YORK - Bursa saham AS kembali menyentuh rekor pada penutupan perdagangan Senin atau Selasa (16/8/2016) waktu Indonesia.

Penguatan tersebut dipicu oleh naiknya harga minyak menyusul laporan mengenai rencana negara-negara pengekspor minyak akan menahan produksi minyaknya.

Indeks Dow Jones industrial average menguat sebesar 59,58 poin atau 0,3 persen dan ditutup di posisi 18.636,05 atau menyentuh rekor baru.

Standard & Poor's 500 dan Nasdaq juga menyentuh rekor barunya. Indeks S&P 500 menguat sebesar 6,10 poin atau 0,3 persen di sesi penutupan menjadi 2.190,15 dan indeks Nasdaq naik 29,12 poin di sesi penutupan atau 0,6 persen di level 5.262,02.

Menguatnya harga minyak terlihat dari harga West Texas Intermediate yang naik 2,8 persen menjadi 45,74 dollar AS per. Adapun minyak jenis Brent juga menghijau sebesar 2,9 persen di posisi 48,35 dollar AS per barel.

Pekan ini investor menunggu sinyal naiknya suku bunga acuan yang dijadwalkan bakal dirilis pada Rabu besok.

The Fed dalam penutupan pertemuannya menyatakan bahwa risiko ekonomi dalam jangka pendek telah mereda. Hal itu memunculkan spekulasi bahwa bank sentral AS itu akan menaikkan suku bunga acuannya pada September.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved