IHSG Ditutup Dilevel ini

Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan terlihat hanya sektor pertanian yang masih bertahan dengan menguat 0,64%.

Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MASKARTINI
Branch Manager Reliance Securities, Riza Juliandri. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terkoreksi diwarnai aksi jual investor domestik dengan ditutup -56,63 poin sebesar -1,05% dilevel 5.320 dengan volume yang relatif moderate.

Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan terlihat hanya sektor pertanian yang masih bertahan dengan menguat 0,64%.

Sedangkan sektor infrastruktur terkoreksi paling dalam sebesar -2,34%. Investor terlihat kembali melakukan profit taking setelah data aktifitas eksport import Indonesia berkontraksi negatif dengan ekspektasi.

Data aktifitas import turun -11,56% dari -7,41% dengan ekspektasi naik 6,18%, Data aktifitas export semakin tertekan turun -17.02% dari -4,42% dengan ekspektasi naik 0,97%. Meskipun demikian investor asing masih terlihat melakukan aksi beli bersih sebesar Rp 351,39 miliar pada perdagangan hari ini.

Bursa asia mengawali pekan dengan ditutup bervariasi dengan penguatan dipimpin oleh bursa China yang mengalami penguatan terbesar sejak bulan Mei di saat spekulasi investor terhadap stimulus baru pemerintah setelah data ekonomi yang kian mengecewakan akhir-akhir ini.

Dimana data investasi, pinjaman, belanja ritel dan sektor manufaktur lebih rendah dari perkiraan. Bursa Eropa dibuka terkonsolidasi pada zona positif setelah beberapa produsen kendaraan Eropa melaporkan kenaikan laba.

Setelah rilis beberapa data AS yang masih tidak begitu baik mampu menurunkan probabilitas The Fed dalam menaikan suku bunga tahun ini menjadi 42% dari 49%. Data selanjutnya yang akan rilis diantaranya data aktifitas eksport import di Eropa dan tingkat inflasi di AS.

Secara teknikal IHSG menguji support Ma25 di level 5277 yang juga sebagai support lower bollinger bands. Indikator stochastic masih terlihat bearish dengan momentum RSI yang menekan kearah oversold.

"IHSG akan melanjutkan pelemahannya jika tidak berhasil menguji support tersebut dengan target koreksi hingga 38,2% fibonacci ratio dari besaran trendnya di level 5212. sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak cenderung tertekan kembali menguji support dengan range 5210-5330," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved