Breaking News:

Pernyataan Resmi Menteri ESDM Soal Status Kewarganegaraan

Lebih lanjut, Arcandra menuturkan, dirinya berangkat ke negeri Paman Sam itu pada tahun 1996.

Editor: Marlen Sitinjak
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO
Menteri ESDM Archandra Tahar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan pernyataan resmi terkait isu dwi-kewarganegaraan yang merebak sejak Sabtu (13/8/2016).

Dalam website resmi www.esdm.go.id, Minggu (14/8/2016), Arcandra menegaskan, hingga saat ini dirinya adalah warga negara Indonesia (WNI), bukan warga negara Amerika Serikat (AS).

Penegasan ini diharapkan dapat menetralisasi rumor yang berkembang saat ini terkait kewarganegaraannya sebagai Menteri ESDM.

“Saya tuh orang Padang asli, istri saya juga orang Padang asli, lahir dan besar di Padang. Cuma pas kuliah S-2 dan S-3 saya kuliah di Amerika,” ujar Arcandra.

BACA JUGA: Menteri ESDM Baru, Ini Sepak Terjang Arcandra Tahar

Lebih lanjut, Arcandra menuturkan, dirinya berangkat ke negeri Paman Sam itu pada tahun 1996.

Sampai saat ini Arcandra juga masih memegang paspor Indonesia. “Dan paspor Indonesia saya masih valid,” kata dia.

Kepada awak media pun Arcandra mempersilakan untuk mengecek paspor Indonesianya.

Sebagaimana diketahui, Presiden RI Joko Widodo melantik Arcandra sebagai Menteri ESDM pada, Rabu (27/7/2016).

Pengganti Sudirman Said ini merupakan seorang profesional di bidang energi dan sumber daya mineral.

Arcandra menghabiskan 20 tahun masa studi dan kariernya di AS, menimba ilmu di berbagai perusahaan minyak dan gas bumi AS.

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved