Breaking News:

BKSDA Lepaskan Penyu Sisik ke Habitatnya di Pulau Datok

Penyu Sisik merupakan satu di antara sumber daya hayati laut yang langka.

Penulis: Subandi | Editor: Steven Greatness
TRIBUN PONTIANAK FILE/ISTIMEWA
Petugas BKSDA Kalbar melepas liarkan penyu sisik di Pantai Pulau Datok Kecamatan Sukadana Kabupaten Kayong Utara belum lama ini. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalbar beserta Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang melepaskan satu Penyu Sisik (Eretmochelys Imbricata) di Pantai Pulau Datok, Kecamatan Sukadana, Kabupten Kayong Utara belum lama.

“Penyu Sisik yang dilepasliarkan tersebut berusia lebih kurang tiga tahun. Pantai Pulau Datok merupakan habitat aslinya,” kata Asisten Manager Pendidikan Lingkungan dan Media Kampanye Yayasan Palung, Petrus Kanisius melalui rilisnya kepada Tribunpontianak.co.id, Kamis (11/8/2016).

Pelepasliaran itu sendiri langsung dihadiri oleh Ir Sustyo Iriono Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Barat (Kalbar), serta Ruswanto Kepala SKW I Ketapang dan Daops Galaag Ketapang Yayasan Palung.

Ruswanto menceritakan kronologis Penyu Sisik yang dilepasliarkan tersebut bermula pada 3 Agustus lalu. Petugas BKSDA Kalimantan Barat dalam ini Tim Gugus Tugas Evakuasi dan Penyelamat TSL Seksi Konservasi Wilayah I Ketapang.

Petugas tersebut bersama Daops Galaag Ketapang melakukan evakuasi satu ekor Penyu Sisik hasil penyerahan Sonya di Taman Rekreasi Pantai Air Mata Permai, Ketapang.

“Kemudian belum lama ini BKSDA Kalimanan Barat melalui SKW I Ketapang juga melakukan operasi terhadap telur penyu yang diperjualbelikan di Ketapang,” ungkapnya.

Perwakilan Yayasan Palung, Edi Rahman menjelaskan Penyu Sisik merupakan satu di antara sumber daya hayati laut yang langka. Namun sangat disayangkan walau telah dimasukan ke dalam satwa dilindungi oleh Pemerintah.

Akan tetapi tetap saja terus mengalami penurunan populasi. Hal tersbeut dikarenakan banyaknya perburuan telur penyu. Serta perubahan bentangan alam yang menyebabkan terganggunya habitat hidup dan habitat peneluran penyu.

Pada hal menurutnya di Ketapang terutama di pantai-pantai seperti di Kecamatan Kendawangan merupakan satu di antara habitat Penyu bertelur termasuk Penyu Sisik.

Kemudian ada beberapa pulau yang menjadi lokasi penyu bertelur termasuk Penyu sisik. Di antaranya Pulau Penambun, Batu Titi, Kelapa Condong dan Gelam. Pulau-pulau tersebut masuk dalam wilayah administratif Kecamatan Kendawangan.

Namun saat ini sangat disayangkan di beberapa pulau tersebut banyak para nelayan yang selalu berburu telur Penyu untuk diperjualbelikan. Sebab itu selain manusia yang menjadi ancaman terhadap telur Penyu adalah hewan predator seperti Anjing Laut dan biawak.

“Beberapa pulau lainnya di Ketapang dan Kayong Utara sebenarnya juga menjadi habitat penyu. Seharusnya penyu termasuk penyu sisik bisa tetap dilestarikan di Ketapang maupun di Kayong Utara,” ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved