Masyarakat Risih Aktivitas Muat Bongkar di Tepi Jalan
Aktivitas dan jumlah kendaraan meningkat tajam ketika mendekati hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.
Penulis: Jimmi Abraham | Editor: Marlen Sitinjak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Aktivitas muat bongkar truk ekspedisi dan mobil box bermuatan Sembako yang terparkir di beberapa lokasi bahu jalan seperti, di Jl WR Supratman dan Jl DI Panjaitan, Sungai Durian membuat masyarakat risih.
Kondisi tersebut terkadang sampai menimbulkan kemacetan lalu lintas. Selain mengganggu kenyamanan pengendara, juga menimbulkan kesan tidak elok.
"Ya itu tidak heran, sejak dahulu memang udah berlangsung muat bongkar seperti itu," kata warga Sungai Durian, Wahyudi (41), di Jl MT Haryono, Jumat (5/8/2016).
Saat aktivitas padat, diakui Wahyudi membuat pengendara tidak nyaman saat berkendara. "Ukuran truk itu kan besar ya. Kalau makan jalan, tentu jalan jadi sempit. Pengendara mau lewat pun agak terhambat," katanya.
BACA JUGA: Dinas Peternakan Sintang Layani Vaksinasi 1x24 Jam
Terlebih saat aktivitas muat bongkar padat, pengendara mau tidak mau harus menunggu saat truk akan mengambil posisi awal parkir atau beranjak dari posisi parkir usai muat bongkar.
"Ya menghambat, kendaraan di depan juga tidak nampak kan. Saya haraplah dibuat kebijakan dari pemerintah akan hal ini. Biar rapi dan tertata itu saja," pintanya.
Warga lain, Cipto (38) mengatakan, aktivitas dan jumlah kendaraan meningkat tajam ketika mendekati hari besar keagamaan seperti Idul Fitri, Natal dan Tahun Baru.
"Kayak Lebaran kemarin, itu lebih ramai. Memang ini sudah lama. Tapi kalau bisa diatur demi kenyamanan berlalu lintas ya tidak ada salahnya," katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/muat-bongkar_20160805_115528.jpg)