Pelajar SMAN 1 Pontianak Ikut Paskibraka di Istana Negara

Bisa berada di istana negara menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) merah putih, menjadi dambaan setiap orang.

Penulis: Rizky Zulham | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIZKY ZULHAM
Staf Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Pontianak, Untung Wahyudi yang juga sekaligus pembina Paskibra Kota Pontianak saat menjelaskan proses seleksi Paskibraka kepada Tribun di kantornya Jalan Gusti Sulung Lelang, Rabu (27/07/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Bisa berada di istana negara menjadi pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) merah putih, menjadi dambaan setiap orang.

Dari sekian banyak peserta yang ikut seleksi, hanya satu pelajar Kota Pontianak yaitu Nazya Martha siswi kelas 2 SMAN 1 ikut dalam barisan Paskibraka.

Hal ini diungkapkan oleh Staf Pemuda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Untung Wahyudi yang juga sekaligus pembina Paskibra Kota Pontianak.

"Waktu mengirimkan ada empat orang tapi yang lolos seleksi ke provinsi satu orang dan sampai ke nasional. Kemudian di nasional juga lolos," ujarnya kepada Tribun, Rabu (27/072016).

Sejak dinyatakan lolos, lanjut Untung, Nazya langsung dikarantina. "Begitu lulus langsung karantina dan latihan dan biasanya hampir sebulan," imbuhnya.

Dijelaskan pada saat proses seleksi, menerima dari seluruh perwakilan sekolah yang ada.

"Kami awalnya menerima seleksi dari seluruh sekolah, dan sudah diedarkan ke setiap sekolah. Setiap sekolah menyerahkan masing-masing 3 pasang dan jumlah keseluruhannya sebanyak 120 orang. Jadi setelah melalui seleksi administrasi dan lainnya hanya sisa empat orang," paparnya.

Keempat orang tersebut diantaranya, Septiani Surya, Muhammad Ilyas Nizar, Permata Ayu W dan Nazya Martha.

Dikatakan, proses seleksi yang dilakukan juga melihat kondisi fisik peserta.

"Kaki tidak boleh X dan O termasuk tangan. Tinggi badanbujtuk perempuan minimal 165 centimeter, laki-laki 170 centimeter. Kondisi sehat dan tidak mengidap penyakit yang bisa mengganggu, tidak memakai kacamata. Dilihat dari segi fisik dan IQ juga cakap berbahasa Inggris, berwawasan yg luas. Seni budaya harus dikuasai, dan yang paling utama mahir dalam PBB," paparnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved