Gelombang Hingga Dua Meter, Nelayan Pulau Sawi Masih Takut Melaut

Jadi sekarang kita hanya memperbaiki perahu dan menunggu cuaca membaik. Kita tak berani melaut karena masih sering terjadi angin kencang dan hujan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Nelayan di Pulau Sawi sedang memperbaiki perahunya, Sabtu (23/7). Saat ini nelayan di Pulau Sawi banyak tidak melaut karena cuaca buruk sedangkan perahu mereka kecil. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Rata-rata nelayan di Pulau Sawi Kecamatan Kendawangan masih takut melaut.

Lantaran cuaca di laut dinilai cukup membahayakan seperti gelombang tinggi. Saat ini para nelayan itu hanya memperbaiki perahu masing-masing.

“Sudah sekitar sepekan nelayan di Pulau Sawi ini tidak melaut. Lantaran kondisi cuaca sering berubah dan dinilai masih buruk serta bisa membahayakan keselamatan,” kata Zainal (28) nelayan di Pulau Sawi kepada wartawan.

Menurutnya nelayan di daerahnya belum berani karena kondisi perahu yang kecil. Jika pun masih ada yang berani melaut hanya sejauh 10 mil dari pantai. Itu pun hasil tangakapan jauh menurun hingga separuh dibanding hari biasanya.

“Jadi sekarang kita hanya memperbaiki perahu dan menunggu cuaca membaik. Kita tak berani melaut karena masih sering terjadi angin kencang dan hujan. Bahkan terkadang ketinggian gelombang mencapai dua meter,” ungkapnya.

Nelayan Pulau Sawi lainnya, Alang (30) mengatakan memang nelayan di daerahnya saat ini masih banyak belum melaut. Sehingga dampaknya hasil tangkapan ikan di wilayahnya jauh berkurang. Hal itu dikarenakan factor cuaca buruk.

Ia mengungkapkan jika pada saat normal atau cuaca bagus. Ketika melaut satu hari ia biasanya bisa mendapatkan ikan sekitar 70 kilo gram (kg) hingga 80 kg. Tapi saat ini jika pun melaut ia hanya bisa mendapatkan paling banyak 15 kg.

“Memang nelayan sekarang banyak tidak melaut sehingga hasil tangkapan ikan jauh berkurang. Tapi sekarang para nelayan sementara waktu banyak beralih memukat rajungan menggunakan pukat ketam karena mulai banyak,” katanya.

Pantauan Tribun kondisi perahu nelayan di Pulau Sawi banyak di naikkan di tepi pantai karena tidak melaut. Hampir rata-rata perahu nelayan itu berukuran kecil. Di antaranya kondisi perahu nelayan itu sudah rapuh.

Penulis: Subandi
Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved