Bagaimana Cara Menghadapi Ortu yang Negative Thinking?
Untuk menyambungkan kedua sudut pandang itu, diperlukan cara-cara yang tepat
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Arief
Bagaimana cara menghadapi orangtua yang selalu negative thinking dengan teman dekat anaknya?
Eva (19), Kota Baru
Perilaku Normatif
Salam Eva. Seringkali permasalahan yang terjadi antara orangtua dan anak, adalah perbedaan sudut pandang dalam berpikir. Di mana, selain menggunakan logika berpikir, orangtua juga menggunakan pengalamannya dalam memandang suatu permasalahan.
Sedangkan anaknya, selain menggunakan fakta juga mengandalkan perasaan. Hal tersebut yang seringkali membuat perbedaan pola pikir antara orangtua dan anak, sehingga anak berpikir orangtua mempunyai cara pandang negatif. Sebaliknya orang tua berpikir anak mempunyai cara pandang yang kurang matang.
Untuk menyambungkan kedua sudut pandang itu, diperlukan cara-cara yang tepat, sehingga kedua belah pihak dapat saling mempercayai dan saling memahami.
Sikap dan perilaku yang normatif (selalu mematuhi aturan) dan mampu menunjukkan prestasi yang baik, tentu akan membuat orang tua percaya bahwa anaknya mampu bertanggungjawab, sehingga orangtua akan memberikan kepercayaan kepada anak dalam pergaulan sehari-hari.
Namun sebaliknya, bila di rumah, anak tidak menunjukkan pribadi yang bertanggungjawab, mudah terpengaruh dan labil secara emosional, akan membuat orangtua lebih berhati-hati dan membatasi pergaulan anaknya, agar tidak terpengaruh dari hal-hal buruk dari lingkungan.
Untuk itu, cobalah terus memperbaiki diri, dan menunjukkan kepada orangtua, bahwa anda merupakan pribadi yang matang, santun dan bertanggung jawab, sehingga orangtua tidak akan meragukan anda dalam bergaul. (Biro Konsultasi Psikologi Persona)