Cegah Upal, Syamsi Anjurkan Masyarakat Transaksi Non Tunai
Beredarnya Uang Palsu (Upal) di Kalbar, mengundang keprihatinan beberapa pihak. Masyarakatpun diminta lebih waspada akan peredarannya.
Penulis: Ishak | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Beredarnya Uang Palsu (Upal) di Kalbar, mengundang keprihatinan beberapa pihak. Masyarakatpun diminta lebih waspada akan peredarannya.
Agar terhindar dari transaksi dengan uang yang diragukan keasliannya, masyarakat dianjurkan lebih kedepankan transaksi non-tunai. Transaksi non-tunai seperti transfer antar rekening, dinilai lebih aman
“Transaksi non-tunai itu akan menghindarkan kita dari uang-uang yang diragukan keasliannya,” ujar Deputi Kepala Perwakilan Bidang Sistem Pembayaran Dan Manajemen Intern Bank Indonesia Kalbar, Syamsi, Kamis (14/07/2016).
Perbankan, menurutnya, jadi fasilitator terbaik bagi masyarakat, dalam memenuhi kebutuhan transaksi keuangan. Karena itu, semakin intens digunakanmya jasa perbankan, turut menurunkan resiko peredaran Upal.
Iapun menghimbau kepada masyarakat, untuk lebih teliti terhadap uang. Uang, menurutnya perlu dikenali secara baik, sehingga masyarakat bisa membedakan antara uang palsu dan uang asli.
“(Cara membedakan Upal dan uang asli) bisa dengan ‘tiga D’. Dilihat, diraba, diterawang. Cara ini cukup sering disosialisasikan. Sejauh ini, cara ini masih jadi cara sederhana yang paling efektif,” paparnya.
Iapun memastikan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait hal ini. Tujuannya, agar masyarakat memahami dan lebih waspada terhadap peredaran Upal ini.
Dirinya juga meminta partisipasi aktif dari masyarakat, agar peredaran Upal bisa dicegah. Masyarakat yang menemukan Upal, diminta untuk melaporkan temuan tersebut kepada pihaknya. “Silahkan laporkan kepada kami, untuk selanjutnya diproses,” imbuhnya.
Ia menegaskan, temuan atas Upal ini, harus dilaporkan, agar tak lagi beredar di publik. Upal,menurutnya punya konsekuensi hukum, sebab secara sengaja mengedarkan upal, merupak satu diantara tindak pidana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/deputi-kepala-perwakilan-bidang_20160721_013508.jpg)