Bursa Asia Ditutup Mixed
Dampak kenaikan harga rumah di China membawa angin negatif pada ekuitas.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Mirna Tribun
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melanjutkan penguatannya sejak awal sesi perdagangan dengan ditutup naik 45,33 poin sebesar 0,88% dilevel 5172 dengan volume moderate.
Branch Manager Reliance Securities, Riza Juliandri mengatakan terlihat sektor industri dasar bebalik memimpin penguatan hari ini setelah data penjualan semen meningkat hingga 4,6% YoY.
Investor asing pun masih terlihat melakukan aksi beli dengan net buy sebesar 802.74 Miliar rupiah sejak rupiah terkendali pada level 13 ribu. Terlihat optimisme kebijakan tax amnesty tidak hanya dirasakan investor domestik.
Bursa Asia ditutup mixed dengan penguatan masih dipimpin oleh bursa saham di Jepang dan pelemahan dialami oleh bursa saham di china. Dampak kenaikan harga rumah di China membawa angin negatif pada ekuitas.
Pasalnya investor khawatir adanya aksi jual setelah indeks mengalami penguatan cukup signifikan dan berpindah pada investasi property. Di Jepang sentimen stimulus baru masih membawa rasa optimis investor pada ekuitas.
Bursa Eropa terkoreksi dimana perusahaan pertambangan memimpin pelemahannya. Dimana data produksi barang tambang naik lebih sedikit dari perkiraan sebelumnya.
Permintaan pada aset safe haven mulai terlihat setelah indeks Eropa diperkirakan sudah cukup tinggi dengan kenaikan signifikan sebelumnya.
Data Output sektor konstruksi di Eropa turun dengan survey sentimen ekonomic yang minus menjadi faktor utama aksi profit taking pada bursa Eropa.
Sentimen selanjutnya akan ada data indeks harga produksi di german dan tingkat kepercayaan konsumen di Eropa.
Bila dianalisa pergerakan IHSG cenderung kembali menguji upper bollinger bands setelah sebelumnya sempat pulled back. Indikator stochastic yang terkonsolidasi negatif pada area overbought menjadi penahan laju penguatan IHSG lebih tinggi lagi.
"Diperkirakan IHSG akan bergerak cenderung terbatas mewaspadai aksi profit taking dengan range pergerakan 5110-5200,"ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/riza-juliandri_20160719_205830.jpg)