KSOP Pontianak Cabut Hak Juru Mudi Positif Narkoba

Dari hasil tes urine tersebut terdapat satu juru mudi kapal angkutan penumpang PT Pelni, positif menggunakan narkoba.

KSOP Pontianak Cabut Hak Juru Mudi Positif Narkoba
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HADI SUDIRMANSYAH
Proses test urine awak vital kapal KM Lawit pada Jumat (1/7) malam di Pelabuhan Dwikora Pontianak. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabunnan (KSOP) Pontianak, Gunung Hutapea mengatakan, pihaknya telah mengambil langkah tegas terhadap juru mudi kapal angkutan penumpang, dari PT Pelni yang positif menggunakan narkoba.

"Setelah diketahui ada satu juru mudi yang positif menggunakan narkoba, KSOP mengambil sikap, yang bersangkutan tidak boleh berlayar sebagai kru, dan semua hak-haknya sebagai kru kapal dicabut," kata Gunung, Senin (11/7/2016).

BACA: KSOP dan BNN Test Urine 20 Awak Kapal KM Lawit

Sebelumnya Dinas Perhubungan Provinsi Kalbar bersama BNN dan pihak terkait melakukan tes urine kepada kru kapal, para sopir bus dan pilot yang beroperasi di wilayah Kalbar.

Dari hasil tes urine tersebut terdapat satu juru mudi kapal angkutan penumpang PT Pelni, positif menggunakan narkoba.

"Kami sudah meminta direksi PT Pelni memberikan hukuman kepada yang bersangkutan. Sedangkan dari kami memberi sanksi mencabut hak-haknya sebagai kru kapal," katanya.

TONTON: [VIDEO] Sejumlah Pilot Bandara Supadio Laksanakan Tes Urine

Gunung menginstruksikan kepada direksi PT Pelni melakukan tes urine kepada seluruh kru kapal. Sebab pada saat dilakukan tes sebelumnya hanya 20 kru, sisanya belum dilakukan tes.

"Tidak hanya dari kapal milik Pelni, perusahaan kapal swasta nanti juga harus melakukan tes urine semua kru-nya, sebab ini menyangkut kesalamatan penumpang," ujarnya.

Penulis: Ali Anshori
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved