Piala Eropa 2016

Selebrasi Lucu Gareth Bale Bersama Anaknya Berujung Denda

Kejadian itu terjadi saat Wales menang atas Irlandia Utara dan Belgia pada fase gugur Piala Eropa 2016.

"Ini adalah kejuaraan Eropa, bukan pesta keluarga. Stadion bukanlah tempat yang paling aman untuk anak kecil," tutur Keller.

Kiprah Wales pada Piala Eropa 2016 memang tergolong mengejutkan. Sebagai negara debutan di turnamen tersebut, Wales mampu menampilkan performa impresif.

Pada fase grup, tim asuhan Chris Coleman itu sanggup memuncaki klasemen dengan raihan enam poin, atau unggul satu poin dengan negara tetangganya, Inggris.

Keberhasilan itu mengundang euforia dari kubu The Dragons, julukan Wales. Rasa sukacita ditunjukkan para pemain Wales hingga membawa anak-anaknya ke lapangan.

"(Selebrasi) itu adalah pemandangan yang bagus. Kami tidak 100 persen anti dengan hal itu, tetapi mereka juga harus berhati-hati," ucap Keller.

Piala Eropa 2016 memang diliputi sejumlah kejadian tragis. Keributan antarsuporter dan terorisme memicu kekhawatiran yang besar bagi para penikmat turnamen tersebut.

Bahkan, bek andalan Jerman, Jerome Boateng, pernah menyatakan tidak akan membawa anak dan istrinya ke stadion selama Piala Eropa 2016 karena alasan keamanan di Perancis yang kurang kondusif. (BBC)

Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved