Ditinggal Sehari, Rumah Natali Dibobol Maling

Ia mengaku akibat pembobolan itu dirinya kehilangan beberapa barang seperti tabung gas.

Penulis: Subandi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SUBANDI
Awak media sedang melihat rumah Natali yang dibobol maling saat kosong ditinggalkannya pergi di kelurahan Sukaharja, Ketapang, Minggu (3/7/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - Rumah Natali warga Jl Brigjen Katamso Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan dibobol maling.

Natali mengaku pembobolan itu terjadi pada saat rumahnya kosong. Saat kejadian ia sedang berada di rumah kerabatnya yang lain di Desa Payak Kumang.

"Saya pergi Jumat (1/7) sore nginap di rumah kerabat. Ketika pulang Sabtu (2/7) pagi rumah saya sudah dibobol maling," ungkap Natali kepada warwan di Ketapang, Minggu (3/7/2016).

Ia mengaku akibat pembobolan itu dirinya kehilangan beberapa barang seperti tabung gas. Meski nilainya tak besar tapi ia mengaku menjadi trauma. "Kita jadi trauma dan tentu harus lebih berhati-hati ketika meninggalkan rumah," ucapnya.

Meski menjadi korban pembobolan rumah tapi ia memilih tak melapor kasus ini ke kepolisian. Lantaran kerugian yang dialaminya juga tak begitu besar hanya sekitar Rp 150 ribu.

Menurutnya jika memang pencuri sempat mengambil barang berharga lain tentu akan dilaporkannya ke kepolisian.

"Saya tidak lapor ke polisi karena takut semakin ribet urusannya pada hal kerugian tak seberapa. Hanya saya kabarkan ke media agar masyarakat lain tak jadi korban juga. Ketika meninggalkan rumah harus berhati-hati dan mengantisipasi agar pencurian di rumah masing-masing tak terjadi," ucapnya.

Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Putra Pratama SH SIK mengatakan terhadap situasi menjelang Lebaran yang biasanya disertai trend kejahatan meningkat. Ia mengimabu agar masyarakat lebih waspada mengantisipasi menjadi korban kejahatan.

Di antaranya menghidari hal-hal yang bisa memancing aksi kejahatan. "Misalnya ibu-ibu ketika berbelanja ke pasar jangan memakai perhiasan terlalu menjolok. Lantaran hal itu bisa saja memancing tindak kejahatan terhadapnya," kata Kasat belum lama ini.

Terhadap masyarakat yang hendak mudik sehingga meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Ia mengimbau agar memeriksa kondisi rumah sebelum bepergian. Di antaranya memeriksa jaringan listrik untuk menghindari kebakaran karena korslet.

Kemudian memeriksa kunci pintu, jendala dan lain sebagainya. Serta meminta bantuan kepada tetangga agar rumah dilihat-lihatkan selama ditinggal pergi. "Paling tidak langkah itu bisa meminimalisir aksi kejahatan ketika rumah kosong ditinggal pergi," jelasnya.

Ia menegaskan jika memang masih terjadi tindak kejahatan pihaknya siap menangkap dan menindak tegas pelaku. "Jadi kita tegaskan jangan ada yang berani melakukan kejahatan di Ketapang dan sekitarnya, pasti akan kita tindak tegas," ujarnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved