Bupati Minta Puskesmas Tetap Layani Masyarakat selama Libur Idul Fitri

angan sampai tempat-tempat pusat pelayanan publik dan pelayanan kesehatan tidak ada petugasnya.

Penulis: Madrosid | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MADROSID
Bupati Kubu Raya, Rusman Ali 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Bupati Kubu Raya Rusman Ali meminta agar selama masa cuti Idul Fitri, pelayanan publik tetap buka untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terutama puskesmas baik yang rawat inap maupun yang rawat jalan.

"Pelayanan yang berkaitan terhadap pelayanan publik di masyarakat ini harus tetap buka. Sebab ini penting sekali keberadaannya agar tetap ada," kata Rusman Ali di Kantor Pemda Kubu Raya, Senin (27/6/2016).

Terkait teknis, Rusman Ali meminta dinas terkait bisa mengaturnya sebaik mungkin. Sehingga tak menimbulkan benturan dan berdampak pada pelaksanaan pelayanaan terbaik.

"Jangan sampai tempat-tempat pusat pelayanan publik dan pelayanan kesehatan tidak ada petugasnya. Semuanya harus ada dan standby seperti hari-hari biasa demi tetap berjalannya pelayanan," tuturnya.

Untuk itu Bupati minta kepada para petugas khususnya di puskesmas kosong. Apalagi untuk di pelayanan kesehatan berkaitan dengan nyawa manusia. Terutama puskesmas rawat inap dan rawat jalan.

"Meski pada hari raya idul fitri, harus ada pembagian yang tepat. Bisa bergantian dengan petugas yang tidak melaksankannya ibadah atau merayakannya," paparnya.

Anto (25) warga Arang Limbung menyambut baik dengan kebijakan bupati kubu raya yang berkomitmen tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat. Apalagi terkait masalah kesehatan, penting sekali sebab sakit tidak pernah disangka.

"Sangat bagus sekali, karena yang namanya sakit atau kecelakaan itu tidak pernah ada orang tahu. Bisa terjadi kapan saja apakah itu hari libur atau hari apa. Dengan tetap dibukanya pelayanan publik kita akan lebih tenang," katanya.

Menurut bapak satu anak ini, pelayanan publik yang paling urgen keberadaannya dan tak bisa ditunda adalah pelayanan kesehatan. Sering kali masyarakat menemukan tak bisa mendapatkan pelayanan lantaran mendapat alasan masih cuti liburan.

"Pengalaman saya tahun lalu, saat membawa orang tua berobat karena sakit tidak bisa dilayani oleh dokternya langung. Alasannya dokter masih cuti. Semoga saja dengan kebijakan bupati hal ini tidak ada lagi," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved