Tim Unhas Nilai Pelayanan RSUD Sekadau

Tim evaluasi dan visitasi dari Universitas Hasanudin Makasar terdiri dari Prof Andi Asadul Islam, Prof Syahrul Rauf, Prof Mansyur dan Dr Hisbullah

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi | Editor: Arief
IST
Pertemuan tim visitasi antara Universitas Hasanudin Makassar (Unhas) dengan Pemkab Sekadau dilakukan di Pendopo Bupati Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Sekadau pada Sabtu (25/6/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak Rivaldi Ade Musliadi

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SEKADAU - Pertemuan tim visitasi antara Universitas Hasanudin Makassar (Unhas) dengan Pemkab Sekadau dilakukan di Pendopo Bupati Sekadau, Jalan Merdeka Timur, Sekadau pada Sabtu (25/6/2016).

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sekadau, Aloysius, Ketua DPRD Kabupaten Sekadau, Albertus Pinus, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Sekadau, Markus Aron Aput, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau, Wirdan Mahzumi, Direktur RSUD Sekadau, Henry Alpius dan Simon Petrus.

Tim evaluasi dan visitasi dari Universitas Hasanudin Makasar terdiri dari Prof Andi Asadul Islam, Prof Syahrul Rauf, Prof Mansyur dan Dr Hisbullah.

Kegiatan yang dilakukan tersebut diawali dengan makan malam bersama. Adapun kedatangan tim yang berasal dari Universitas Hasanudin Makasar itu dalam rangka menilai pelayanan pada bidang anastesi, patologi klinik dan ilmu penyakit dalam.

Dengan adanya penilaian tersebut diharapkan dapat memberikan masukan terhadap pelayanan kesehatan di RSUD Kabupaten Sekadau. Hal itu juga sebagai kelanjutan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama antara Pemkab Sekadau dan Universitas Hasanudin Makasar.

MoU tersebut berlaku selama dua tahun. MoU itupun dimulai sejak 2015 lalu hingga tahun 2017 mendatang.

Wakil Bupati Sekadau, Aloysius menyambut baik kunjungan yang dilakukan oleh tim visitasi dari Universitas Hasanudin Makassar. Pemkab Sekadau berharap MoU ini bisa dilanjutkan.

Terlebih sudah ada dokter umum yang telah melanjutkan pendidikan spesialis, yakni penyakit dalam dan bedah.

Selain itu, pemkab juga berharap kedepan dapat dilanjutkan dengan pendidikan, obstetri dan ginekologi (obgyn), anastesi, patologi klinik, bedah syaraf dan spesialis saraf. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved