IHSG Menguat di Level 4896
Harga komoditas rata-rata menguat dipimpin oleh harga minyak dan tembaga.
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pun bergerak cenderung menguat tertahan dengan ditutup +18,14 poin sebesar 0,37% di level 4896 dengan volume yang cukup tinggi hingga Rp 7,7 triliun lembar saham. Branch Manager PT Reliance Securities, Riza Juliandri Aksi beli investor asing kemarin membawa dampak positif dan kembali mampu mendorong IHSG.
Sektor aneka industri memimpin penguatan disusul oleh sektor trading. Investor asing masih tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp 341,75 miliar, meskipun rupiah sempat tertekan hingga 0,28% disaat mata uang regional dan global menguat menjelang laporan persediaan minyak di AS yang diperkirakan kembali menurun hingga Rp 1,5 juta barrel.
Bursa asia ditutup mixed dengan penguatan pada bursa saham di China dan pelemahan pada bursa saham di Jepang. Penguatan Yen hingga 0,3% pada perdagangan hari ini menjadi penekan bursa Jepang disaat bursa hongkong, shanghai dan singapura kembali melonjak hampir 1%.
Harga komoditas rata-rata menguat dipimpin oleh harga minyak dan tembaga. Hasil survey brexit yang turun menjadi 26% dari 43% mampu membawa kembali optimisme pasar.
Bursa Eropa dibuka terkonsolidasi menguat seiring penguatan nilai tukar pondsterling yang merefleksikan penurunan survey brexit hingga 26% dari 43% ditambah menguatan harga minyak yang mampu menekan laju USD.
Investor masih akan terus memantau hasil referendum di UK yang akan diselengarakan besok. Data aktifitas sektor jasa dan manufaktur di negara zona Eropa dan tingkat penganguran serta penjualan rumah di AS.
Pergerakan IHSG pada kaca mata Teknikal telah mulai menyentuh area upper bollinger bands yang dimana penguatan berlanjut juga berhasil break out pada area ini.
Indikator stochastic pun mulai memasuki area overbought dengan penyempitan ruang pergerakan mendekati signal dead-cross yang mulai terlihat sedangkan indikator RSI yang baru saja berhasil break out MA15 dari momentumnya masih memberikan signal positif yang berkelanjutan.
Sehingga diperkirakan IHSG masih akan bergerak menguat terbatas dengan range pergerakan 4846-4920. Saham-saham yang masih dapat dicermati diantaranya ACES, BBCA, BBTN, BMTR, INDF, JSMR," ujarnya.