Kurang Nyaman dan Kurang Aman, Penumpang Malas ke Terminal Batu Layang
Lihat terminalnya yang seperti itu orang malas mau masuk ditambah lagi keamanan yang kurang terjaga jadi semakin membuat orang malas
Penulis: Ali Anshori | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Anggota DPRD Kalbar, Markus Amid mengatakan, sepinya Terminal Batu Layang disebabkan beberapa faktor. Di antaranya faktor kenyamanan dan keamanan.
"Lihat terminalnya yang seperti itu orang malas mau masuk ditambah lagi keamanan yang kurang terjaga jadi semakin membuat orang malas," katanya, Rabu (15/6/2016).
Kata Markus, tidak adanya bus kota juga menjadi penyebab calon penumpang enggan menggunakan bus. Mereka lebih memilih taksi karena bisa diantar langsung sampai ke tujuan.
"Gunakan taksi lebih aman lebih nyaman dan bisa langsung sampai ke tempat. Jadi wajar kalau orang lebih memilih taksi. Kalau bus mau hidup kembali maka Terminal Batu Layang harus dibenahi dan pelayanan dan kenyamanan penumpang juga harus menjadi perhatian," ujarnya.
Saat ini, kata Markus Amid, opelet sambungan juga kondisinya sudah sangat tua. Jikapun ada orang yang menumpang itu mungkin karena terpaksa.
"Opelet itu zaman saya masih sekolah dulu sampai sekarang masih ada. Sekarang kendaraan sudah banyak bagaimana mau bersaing kalau begini," ujarnya.
BACA JUGA: Beginilah Kondisi Terminal Batu Layang yang Sudah Mati Suri
Selain dari itu, kata Markus, kebijakan pemerintah soal angkutan umum ini juga bisa membantu nasib para pengusaha angkutan bus.
"Harus ada aturan terhadap angkutan ini supaya tidak mematikan usaha yang lain," katanya.