Kenal Lewat BBM, IS Cabuli Kuntum di Kamar Hotel Bertarif Rp 80 Ribu Per Malam

Perbuatan cabul sendiri diduga lebih dari satu kali dilakukan tersangka, dengan bermodal bujuk rayu.

Penulis: Zulkifli | Editor: Steven Greatness

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MELAWI - Berawal dari perkenalan melalui BlackBerry Messenger (BBM), gadis berusia 13 tahun dengan nama samaran, Kuntum mendapat perlakuan pencabulan oleh terduga IS (18) yang akhirnya dilaporkan ke pihak kepolisian. 

Kasat Reskrim Polres Melawi, AKP Siswadi, mengungkapkan terlapor sendiri diadukan pihak orangtua korban belum lama ini, lantaran mengetahui anaknya mengeluhkan sakit pada organ vitalnya. Bahkan dari dari visum sempat mengalami gejala pendarahan.

"Orangtua melapor dan kejadianya sekitar seminggu yang lalu" ungkap Kasat Kepada Tribunpontianak.co.id, Selasa (14/6/2016).

Kasat memaparkan, dugaan peristiwa pencabulan sendiri dilakukan IS di sebuah hotel di Nanga Pinoh dengan tarif menginap Rp 80 ribu per malam. Korban diketahui merupakan warga Sintang.

"Korban sempat diperiksakan di RS KBJ Nanga Pinoh oleh anggota keluarganya," ujar Kasat.

Sebelum kejadian tersebut, korban diantar oleh bibinya di Simpang Tugu Karet Sintang, dengan alasan hendak pergi ke rumah temannya. Namun malah pergi ke Nanga Pinoh dan bertemu dengan IS.

Korban memang awalnya mengenali pelaku dari pertemanan melalui media BBM. Perbuatan cabul sendiri diduga lebih dari satu kali dilakukan tersangka, dengan bermodal bujuk rayu.

"Ya korban ada beberapa hari di Nanga Pinoh bersama terlapor," tuturnya.

IS diketahui telah putus sekolah, begitu juga dengan korban. IS kini telah ditahan di Mapolres setelah sebelumnya di serahkan oleh orangtua.

"Proses hukumnya sedang kita tangani saat ini," ungkapnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved