Memasyarakatkan PHBS Lewat Film
Lombanya terdiri dari administrasi di desa, misalnya ada tidak SK, area bebas rokok, kemudian ada tidak SK tema hari bahagia dan lainnya
Penulis: Dhita Mutiasari | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Dinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Mempawah bersama warga Desa Sungai Bakau Darat belum lama ini melaunching film inovasi kesehatan berjudul "Desa Ambo Sehat dan Bahagia".
Film ini sebagai bentuk apresiasi kepada desa yang membuktikan diri melalui langkah inovatif dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di desanya.
Kasi Promkes dan Peran Serta masyarakat (PSM) Dinkes Mempawah, Utin Erni Safitri mengatakan film yang berdurasi 30 menit ini berkisah tentang kegiatan inovatif warga desa yang diinisiasi kepala desanya sendiri untuk memecahkan segala permasalahan yang ada di desa.
"Lombanya terdiri dari administrasi di desa, misalnya ada tidak SK, area bebas rokok, kemudian ada tidak SK tema hari bahagia dan lainnya," katanya, Minggu (5/6/2016).
Dari situ, Dinas Kesehatan juga turun langsung ke lapangan ke rumah-rumah warga untuk mengecek penerapan PHBS oleh warga sesuai indikator-indikator yang ditentukan.
Utin mengatakan awal dari kegiatan mereka yakni untuk upaya gencarnya pihaknya agar mencapai target dengan penyuluhan keliling, roadshow penyuluhan keliling di 26 desa.
Jika sebelumnya tahun lalu sudah dilakukan di 14 desa, sementara tahun ini sudah dilakukan di 12 desa untuk mencapai target 28 desa.
"Jadi tinggal 2 desa yakni Desa Semudun di Kecamatan Sungai Kunyit dan satu desa di Kecamatan Toho," jelasnya.
Ia mengatakan melalui kegiatan penyuluhan ini, setiap desa diikut sertakan dalam lomba. Kebetulan pada gelaran tahun sebelumnya yang memenangkan lomba adalah Desa Sungai Bakau Besar Darat yang dikepalai oleh Ambo Dale Iskandar.
Sebagai komitmennya, desa yang berhasil meraih juara I difasilitasi dalam pembuatan film. Dalam film ini berkisah tentang permasalahan yang ditemukan oleh Kades Sungai Bakau Besar Darat Kecamatan Sungai Pinyuh di desanya.