Orangtua Siswa Cukur Rambut Guru

Pakar Pendidikan: Ini Namanya Penghinaan Pada Guru

"Kasus seperti ini sangat memprihatinkan dan jangan sampai terulang kembali," ungkap Aswandi.

Penulis: Syahroni | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN FILE/IST
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Kasus yang menimpa seorang guru yang bernama Jamilah mendapat simpati dari pakar pendidikan Kalimantan Barat.

BACA JUGA : BREAKING NEWS: Tak Terima Rambut Anaknya Dicukur, Orangtua Balas Cukur Rambut Ibu Guru

Nasib malang yang menimpa guru Jamilah dimana rambut panjangnya dipotong paksa oleh orang tua siswa.

BACA JUGA: BREAKING NEWS: Kronologi Orangtua Siswa Cukur Rambut Ibu Guru Versi PGRI Terentang

Aswandi menyampaikan keprihatinannya saat ditemui Tribun di ruang kerjanya, Selasa (31/5/2016)

"Kasus seperti ini sangat memprihatinkan dan jangan sampai terulang kembali," ungkap Aswandi.

Penomena yang terjadi di Kabupaten Kubu Raya dan Indonesia berbanding terbalik dengan pendidikan diluar negeri, jika diluar negeri guru dianggap dewa yang bisa mencerdaskan anak didiknya.

Aswandi juga memberikan contoh pendidikan di Jepang dimana orang tua sangat menghormati gurunya tidak hanya murid yang menghormati gurunya.

Contoh lain yang diberikan adalah di negara Cina, jika ada anaknya yang melawan guru atau bertengkar sama guru maka orang tuanya akanenghukum anak tersebut.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved