Pornografi Membahayakan Otak

Menurutnya secara nasional saat ini Indonesia sedang berada darurat kekerasan seksual.

Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Arief

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Psikolog Kalbar, Armijn Chandra Santosa mengatakan persoalan sosial seperti kekerasan seksual bukan hanya banyak terjadi di Sambas.

Menurutnya secara nasional saat ini Indonesia sedang berada darurat kekerasan seksual.

Ia menilai hal tersebut oleh mudahnya akses pornografi melalui internet. Bahkan ketika akan berusaha mengakses muatan agama, kadangkala link yang muncul berisi pornografi.

"Daya hancur otak dari ponografi lebih besar jika dibandingkan dengan narkoba. Berdasarkan penelitian, pornografi mampu menghancurkan lima bagian otak. Sementara narkoba mampu rusakkan tiga bagian otak," ujarnya saat menjadi narasumber Talkshow yang di gelar Oleh Bappeda dan PKBM Jeruk Manis di Tebas, Minggu (29/5/2016)

Hal yang dapat dilakukan untuk antisipasi terhadap kekerasan seksual adalah melalui pembinaan. Pembinaan yang dilakukan oleh Keluarga dan Masyarakat.

Kalau memang keluarga dan masyarakat sudah tidak mampu. Pemerintah harus turun tangan melakukan pembinaan.

"Panitia sendiri punya panti-panti rehabilitasi. Seperti di bambu apus, dan pontianak pelayanan anak terpadu agar dapat difungsikan lebih optimal," ujarnya

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved