Apa Terjadi Jika Penyakit Kejepit Syaraf Tak Dioperasi?

Penyebab penjepitan syaraf bisa karena tumor, infeksi yang menyebar ketulang belakang karena trauma atau benturan yang terjadi pada tulang belakang.

Apa Terjadi Jika Penyakit Kejepit Syaraf Tak Dioperasi?
TRIBUN PONTIANAK FILE/ISTIMEWA
Ilustrasi

Konsultasi Kesehatan :

Asuhan: Nursyam Ibrahim

Tanya : Pak, ayah saya terkena penyakit syaraf kejepit. Apa bisa jika tidak dilakukan operasi? Budi (29) Pontianak

Jawab :

Terimakasih pertanyaan mas Budi. Penjepitan syaraf yang terjadi pada orangtuanya tidak secara spesifik dijelaskan lokasinya di ruas leher bagian bawah dan ruas punggung atau pinggang.

Biasanya disebut HNP (herniasis nucleus polpusus) atau nyeri tulang belakang. Karena berdasar data 90 persen nyeri dapat diatasi dengan obat penghilang nyeri. Namun yang 10 persennya sering kambuh dan yang dikhawatirkan dapat menyebabkan cacat syaraf yang permanen bisa lumpuh pada lengan dan tungkai 2 sisi, impoten, sulit kontrol berkemih maupun BAB.

Penyebab penjepitan syaraf bisa karena tumor, infeksi yang menyebar ketulang belakang karena trauma atau benturan yang terjadi pada tulang belakang dan penuaan dini pada jaringan tulang belakang.

Selanjutnya bila dokter spesialis bedah syaraf telah menyarankan operasi pada orangtuanya tentu sudah melalui kajian medis berdasarkan indikasi operasi HNP.

Dokter memperkirakan penjepitan syaraf tersebut sudah mengancam terjadinya kerusakan syaraf yang permanen bisa juga operasi dilakukan karena adanya nyeri yang hebat pada pasien.

Ada dua pilihan operasi yang dilakukan oleh dokter konvensional atau dengan bedah mikro. Saran saya agar ditanyakan kembali kedokter bedah syaraf yang merawatnya untuk mendapat informasi lengkap pada tindakan operasi yang akan dilakukan tersebut. Semoga orang tuanya cepat sembuh.

Penulis: Listya Sekar Siwi
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved