Peserta MTQ Diduga Keracunan
Insiden Diduga Keracunan Jadi Pembelajaran Semua Pihak
Kalau ada racun tentu semuanya akan kena, seribu lebih. Tapi ini hanya beberapa dan satu orang saja yang sakit, dan lainnya hanya mules-mules
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KUBU RAYA - Insiden diduga keracunan makanan pada 17 anggota Kafilah MTQ Kota Singkawang membuat banyak orang terkejut.
Insiden itu tak luput dari perhatian Bupati Kubu Raya, Rusman Ali. Saat mendengar informasi adanya kejadian kafilah keracunan, langsung meluncur ke tempat kejadian perkara di lokasi MTQ XXVI Kalbar di Kantor Pemda Kubu Raya, Selasa (24/5/2016).
"Sekitar pukul 12.30 WIB saya dengar informasi itu langsung meluncur ke TKP. Sesampainya di sana yang ternyata sudah sembuh dan ketawa-ketawa," ujar Bupati, Rabu (25/5/2016).
Bupati juga menyakan keadaan korban langsung. Namun jawaban dari korban menyatakan sudah baik dan tidak apa-apa. Hanya tak cocok makanan.
"Kalau ada racun tentu semuanya akan kena, seribu lebih. Tapi ini hanya beberapa dan satu orang saja yang sakit, dan lainnya hanya mules-mules. Saya yakin ini hanya faktor cuaca," ungkap Bupati.
Bupati menegaskan sudah tidak ada masalah dan semuanya sudah berjalan dengan baik. Ia berharap jangan ada pihak yang mencari-cari kesalahan. "Karena korban saat ini sudah bisa mengikuti lomba MTQ seperti biasa," tandasnya.
Plt Sekda Kubu Raya, Odang Prasetyo mengungkapkan insiden itu tidak ada pengaruh apapun dalam pelaksanaan MTQ.
"Malahan ini menjadi sebuah pembelajaran bagi semua pihak, terutama di bagian konsumsi untuk lebih berhati-hati ke depannya," kata Odang.
MTQ XXVI berjalan seperti biasa, sesuai jadwal yang ditentukan.
Serangkaian acara tambahan dari istigasah pada awal sebelum pembukaan MTQ serta penampilan Weni peserta A'cademy 3 asal Kubu Raya juga tetap menjadi jadwal dalam rangkaian penutupan MTQ.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/korban-keracunan-2_20160524_165046.jpg)