Peserta MTQ Diduga Keracunan
BREAKING NEWS: 17 Orang Kafilah Asal Singkawang Mengalami Mencret
Tak hanya para kafilah MTQ yang mengkonsumsi nasi kotak yang diduga tak layak konsumsi tersebut.
Penulis: Tito Ramadhani | Editor: Steven Greatness
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Satu di antara petugas kesehatan kafilah asal Kota Singkawang, Tarmizi mengatakan, dari 17 orang yang mengkonsumsi nasi kotak yang dibagikan panitia, rata-rata mengalami mencret.
"'Keluhannya mencret semua, sekarang sudah sembuh semua, cuma kemarin saja. Kalau sayur yang basi, iya benar," ungkapnya usai mendampingi korban saat dijenguk Bupati Kubu Raya, Rusman Ali di kamar 503 Hotel Transera, Pontianak, Selasa (24/5/2016).
Sementara itu, usai mendampingi Bupati Kubu Raya, Rusman Ali menjenguk korban. Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, dr Berli Hamdani mengatakan tak hanya para kafilah MTQ yang mengkonsumsi nasi kotak yang diduga tak layak konsumsi tersebut.
"Petugas kesehatan pun sebenarnya mengkonsumsi nasi kotak yang sama, hanya mungkin waktu makannya itu tadi, agak terlambat atau bagaimana," katanya.
Selain itu, menurutnya ada pula dugaan petugas katering terlambat mendistribusikan nasi kotak tersebut kepada peserta yang menginap di hotel. Sehingga makanan katering tersebut lebih lama untuk kemudian dikonsumsi para peserta asal Singkawang.
"Kami melakukan koordinasi dengan bagian konsumsi untuk tetap menjaga, dari bahan-bahan sampai kepada pengolahan, terus kepada distribusi. Ini sebenarnya sudah kami jaga juga, tapi yang namanya ini ribuan orang peserta, jadi ya wajarlah," ujarnya.
Kembali ditegaskannya, bahwa seluruh korban yang sebelumnya mengalami sakit, kini sudah ditangani petugas kesehatan, dan keadaan para korban berangsur membaik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/korban-keracunan-2_20160524_165046.jpg)