Alasan Polresta Pontianak Tak Menahan Dua Tersangka Kasus Investasi Bodong

Adanya beberapa petunjuk, mengenai kelengkapan materil yang belum lengkap dan saat ini telah dipenuhi

Alasan Polresta Pontianak Tak Menahan Dua Tersangka Kasus Investasi Bodong
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SYAHRONI
Satu di antara kwitansi yang dijadikan barang bukti oleh penyidik Polresta Pontianak dalam menangani kasus penipuan investasi Forex di Masterforex. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTANAK - Kasat Reskrim Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul Lapawesean, membenarkan bahwa adanya penanganan kasus penipuan investasi Forex yang menyangkut dua tersangka AP dan OP.

Hal tersebut disampaikan Kasat Reskrim saat ditemui Tribunpontianak.co.id di ruang kerjanya, Selasa (24/5/2016). "Kasus ini juga merupakan kasus yang pertama yang ditangani Polresta Pontianak," ungkap Andi Yul.

Pihak polresta menyebut kasus tersebut masih dalam proses penyidikan, dan sudah pernah dinaikkan ke Kejari Pontianak. Namun berkas dikembalikan lagi oleh Jaksa Penuntut Umum, dengan alasan berkas masih belum lengkap.

"Adanya beberapa petunjuk, mengenai kelengkapan materil yang belum lengkap dan saat ini telah dipenuhi," ungkapnya.

Andi Yul juga menambahkan kalau besok akan mengirim berkas kembali ke kejaksaan yang kedua kalinya.

BACA JUGA: PNS Kalbar Diduga Korban Penipuan Investasi Bodong Anak Pejabat

Mengenai status tersangka yang tidak ditahan oleh pihak Polresta Pontianak, Kompol Andi Yul, mengatakan penyidik memiliki pandangan mengenai unsur subjektif dan objektif untuk melakukan penahanannya.

Tersangka sangat kooperatif dalam penanganan kasusnya dan saat ini masih wajib lapor selama dua minggu sekali.

Penulis: Syahroni
Editor: Arief
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved