Harga Komoditas Melonjak, Ibu-ibu di Pontianak Jadi "Pusing"

Biasa bawa duit Rp 20 ribu udah bisa buat kebutuhan sehari, sekarang dak cukup lagi karena harga pada naik semua.

Penulis: Ishak | Editor: Mirna Tribun
Dok
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Naiknya harga komuditas di pusat – pusat perbelanjaan tradisional, segera saja memantik keluhan dari Konsumen. Kenaikan harga ini, dinilai menambah biaya rumah tangga yang harus ditanggung sehari-harinya.

Satu di antaranya, turut dirasakan Safitri Putri Suwaji (25). Ibu satu anak ini, mengutarakan keluhannya, saat ditemui di sela aktivitas belanjanya, di Pasar Flamboyan Pontianak, Senin (16/05/2016) pagi.

“Uang kita terbatas. Ndak semuanya digunakan untuk belanja juga kan. Kebutuhan lain juga banyak. Nah, kalau harga naik ini, saya ikutan pusing ngatur (penggunaan uang) nya. Biasa bawa duit Rp 20 ribu udah bisa buat kebutuhan sehari, sekarang dak cukup lagi karena harga pada naik semua,” keluhnya.

Kenaikan harga ini dirasanya memberatkan. Namun dikarenakan sudah menjadi kebutuhan dasar, mau tak mau dirinya harus memutar otak untuk menyiasati keadaan ini, agar kebutuhan sehari-hari tetap dapat terpenuhi.

Jumlah pembelian, terpaksa harus dikurangi. Selain itu, menurutnya, dirinya juga harus pandai-pandai menggunakan barang yang sudah dibeli, agar cukup meski jumlahnya berkurang. Bawang merah yang biasa digunakan sebagai bumbu misalnya, penggunaannya dikurangi dari porsi biasa.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved