Krisman Diduga Dimangsa Tiga Ekor Buaya

buaya yang diduga menyambar Krisman saat menggergaji kayu hanyut di Sungai Bung Kayang tersebut panjangnya 8 meter

Krisman Diduga Dimangsa Tiga Ekor Buaya
Youtube
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, NUNUKAN - Hingga hari ke-6 pencarian korban diterkam buaya, Krisman (50), warga Desa Pembeliangan, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, belum membuahkan hasil.

Selain pencarian korban oleh tim SAR, keluarga korban juga mengupayakan pencarian Krisman dengan memanggil pawang buaya. Bahkan, sang pawang telah menangkap buaya sepanjang 2,5 meter yang diindikasikan ikut memangsa korban. Saat ini, buaya tersebut diikat di Desa Pembeliangan.

"Ada 1 yang ditangkap. Panjangnyanya 2,5 meter," jelas anggota SAR dari BPBD Kabupaten Nunukan, Rahmat, Minggu (14/05/2016).

Rahmat menjelaskan, buaya yang diduga menyambar Krisman saat menggergaji kayu hanyut di Sungai Bung Kayang tersebut panjangnya 8 meter dan sempat muncul di permukaan di Sungai Serapung Panjang. Namun buaya besar tersebut belum bisa ditangkap warga.

"Kita lihatnya dari jauh, karena pawang melarang kita mendekat," imbuh Rahmat.

Menurut Rahmat, dari pengakuan pawang buaya, ada 3 buaya yang ikut memangsa tubuh Krisman. Namun yang menyambar Krisman adalah buaya sepanjang 8 meter.

"Informasi dari sang pawang ada 3 buaya yang ikut memangsa korban. Yang memangsa korban yang panjangnya 8 meter," kata Rahmat.

Hari ini, sekitar pukul 15.00 Wita, upaya pencarian korban oleh tim SAR yang terdiri dari anggota Basarnas, BPBD, TNI dan warga Desa Pembeliangan secara resmi telah dihentikan.

"Pencarian H 6 akan dilaksanakan hingga sore hari ini oleh tim. Jika sampai sore hari nanti tidak ditemukan tanda-tanda korban, operasi SAR akan dihentikan atau ditutup sore ini," ujar Kepala Basarnas Nunukan, Octavianto.

Sebelumnya diberitakan, Krisman (40), warga Desa Pembeliangan Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan Kalimantan Utara ini, diterkam buaya di sungai Sebuku Selasa (10/5/2016) sore sekitar pukul 15:00 wita.

Halaman
12
Editor: Arief
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved