Saham Apple Turun 2,35 Persen

Perdagangan minyak yang labil membebani pasar saham AS dan Eropa yang mayoritas berakhir negatif.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Tim Analis Monex menyatakan minyak mentah sentuh 47 dollar. Dolar AS abaikan kenaikan klaim pengangguran pasar minyak mentah lanjutkan reli dan sentuh level tinggi tahun 2016 yang baru pada 47,02 dollar per barel berkat proyeksi optimis IEA.

Perdagangan minyak yang labil membebani pasar saham AS dan Eropa yang mayoritas berakhir negatif dengan sorotan utama tertuju pada saham Apple yang turun 2,35 persen.

Dolar AS memulihkan perdagangannya terhadap mayoritas mata uang utama berkat komentar hawkish beberapa anggota FOMC, sehingga harga emas pun berakhir turun.

GBPUSD stagnan setelah BoE mempertahankan kebijakan moneternya namun menegaskan kekhawatirannya bahwa Brexit dapat menjadi risiko pada pertumbuhan ekonomi Inggris.

Data penting untuk hari ini, penjualan ritel Q1 Selandia Baru, penjualan ritel, PPI, dan sentimen konsumen UoM dari AS.

Penulis: Maskartini
Editor: Steven Greatness
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved