20 Ribu Bibit Ikan Terhanyut Banjir, Petani Ikan Rugi Jutaan Rupiah

Akibat hujan lebat dalam beberapa hari sehingga mengakibatkan sejumlah sungai kecil yang ada di desa itu meluap.

Penulis: Ali Anshori | Editor: Steven Greatness

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Sejumlah petani ikan di desa Sambora, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, mengalami kerugiaan jutaan rupiah. Hal ini akibat banjir yang menghanyutkan ikan mereka.

Banjir yang terjadi pada Minggu (8/5/2016) dan Senin (9/5/2016) tersebut terjadi akibat hujan lebat dalam beberapa hari sehingga mengakibatkan sejumlah sungai kecil yang ada di desa itu meluap.

Banjir yang terjadi di desa Sambora itu memang tidak sampai merendam rumah penduduk yang ada di dataran tinggi. Namun hampir sebagian sawah dan petak ikan terendam.

Marsodik satu di antara petani ikan mengatakan, banjir tersebut mengakibatkan sekitar 20 ribu bibit ikan miliknya hanyut terbawa banjir.

"Ada sekitar 30 ribu bibit ikan yang saya tebarkan. Itu dari dua induk. Namun karena banjir kini yang tersisa hanya di kisaran 10 ribu sampai dengan 5 ribu" kata Marsodik.

Dia mengatakan ikan tersebut baru saja ditebarkan di kolam setelah proses pembibitan selesai. Namun karena banjir harapannya untuk meraih keuntungan sirna.

"Pas terjadi banjir saya malah tidur saja di rumah. Habis mau ke kolam juga tidak bisa ngapa-ngapain. Saya cuma bisa merenung saja" katanya.

Bagaimana yang dialami budi daya ikan lainnya, apakah mengalami nasib yang sama? Ada di harian Tribun Pontianak edisi Sabtu (14/5/2016).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved