SMKN 1 Ngabang Lepas 276 Lulusan

Meski sudah kita ajarkan secara maksimal, tapi karena ada yang serius dan ada yang iseng-iseng jadi masih ada yang belum maksimal

Penulis: Alfon Pardosi | Editor: Arief
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ALFONS PARDOSI
Kepala SMKN 1 Ngabang, Dominikus Dasit memberikan penghargaan kepada tiga siswa nilai tertinggi masing-masing jurusan Multimedia, TKJ, Akuntansi pada Sabtu (7/5/2016). 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, LANDAK - Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Ngabang, melaksanakan pelepasan siswa-siswi kelas XII sekaligus pengambilan amplop kelulusan yang dihadiri oleh orangtua maupun wali dari siswa pada Sabtu (7/5/2016) pagi.

Kepala SMKN 1 Ngabang, Dominikus Dasit, mengatakan, tamatan tahun 2016 merupakan tamatan pertama yang ujian sudah menggunakan komputer di bawah kepemimpinannya.

"SMKN 1 Ngabang berterimakasih kepada bapak ibu, yang tiga tahun lalu menitipkan anaknya," ujar Dasit

Lanjutnya lagi, dari hasil nilai para siswa selama menempuh pendidikan memang ada yang maksimal dan ada yang kurang maksimal.

"Meski sudah kita ajarkan secara maksimal, tapi karena ada yang serius dan ada yang iseng-iseng jadi masih ada yang belum maksimal," katanya

Sehingga pada bulan Oktober ini secara Nasional adalah ujian perbaikan, diperuntukkan kepada anak-anak yang sudah UN tapi nilainya masih dibawah 55-0 sehingga itu wajib ikut ujian susulan.

Dominikus juga menyampaikan bahwa untuk di SMKN Ngabang, dalam menentukan kelulusan di sekolah punya SOP.

Maka dari itu, kelas XII yang boleh dibicarakan adalah ikut ujian sekolah, ikut ujian nasional, dan lulus ujian sekolah.

"Jadi kata Menteri Pendidikan, masalah UN adalah untuk pemetaan bukan penentu kelulusan. Jadi berapa pun hasilnya itulah nilai dari pada anak-anak kita ini," jelasnya

Diakui Dominikus, awalnya siswa yang harusnya menerima kelulusan pada tahun 2016 berjumlah 367 siswa.

Kemudian sampai pada data akhir sekolah yang mengantar sampai ke pintu ujian ada 282. Namun dari 282 tersebut, ada enam orang yang mundur teratur dari bulan Januari.

"Maka siswa yang sempurna adalah mereka yang ikut ujian sekolah, ikut ujian nasional, dan lulus ujian sekolah dan semuanya ada 276 peserta didik. Jadi hari Senin sudah bisa mereka melihat nilainya," ungkap Dominikus.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved