Jeruk Madu Komoditas Andalan Sambas
melalui sekolah lapangan secara teknis akan diberikan kiat maupun tata cara penanaman jeruk serta cara pengendalian hama tanaman jeruk
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Arief
Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Hamdan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SAMBAS - Komoditas jeruk di Kabupaten Sambas saat ini masih tetap menjasi andalan.
Kepala bidang holtikultura Dinas Pertanian dan Perternakan Sambas Vivin Elviana mengatakan komitmen pemerintah sambas saat ini terus merumuskan sejumlah program pengembangan tanaman di Jeruk di Kabupaten Sambas.
"Kementerian Pertanian juga telah menetepak melalui Kepmen Nomor 45/kpts/PD.200/1/2015 Kabupaten Sambas sebagai kawasan tanaman jeruk nasional," ujarnya Minggu (8/5/2016).
Dirinya mengatakan terdapat dua jenis jeruk jadi andalan. Jeruk jenis Siam dan Jeruk Terigas atau biasa dikenal dengan jeruk madu merupakan dua jenis jeruk yang paling banyak dikembangkan oleh petani di Kabupaten Sambas.
"Secara kontinu kami selalu memberikan pembinaan terhadap petani jeruk. Terutama dalam pengendalian penyakit jeruk. Melalui sekolah lapang tenaga penyuluh memberikan arahan kepada kelompok tani," ujarnya
Kata Vivin melalui sekolah lapangan secara teknis akan diberikan kiat maupun tata cara penanaman jeruk serta cara pengendalian hama tanaman jeruk.
"Saat ini dari 8.800 hektare luas tanaman jeruk di Sambas pada tahun 2015. Sekitar 5.400 hektar luas tanaman jeruk yang tersebar di beberapa kecamatan di antaranya Selakau, Pemangkat, Semparok Tebas, Sebawi, Tekarang dan Jawai Selatan," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/jeruk-sambas_20160508_214741.jpg)