Mengedarkan Sabu Bersama Dua Temannya, Mandra Ditangkap Polisi

Penemukan sabu ini pun membuat Mandra yang berambut gondrong ini langsung digelandang petugas ke Mapolda Kalsel.

Mengedarkan Sabu Bersama Dua Temannya, Mandra Ditangkap Polisi
TRIBUN KALTIM / CORNEL DIMAS SATRIO KUSBIANANTO
Ilustrasi 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, BANJARMASIN - Jajaran Subdit 2 Direktorat Narkoba Polda Kalimantan Selatan terus melakukan giat pemberantasan narkoba. Usai menciduk tiga pengedar sabu, pada Selasa (3/52016) sore, petugas kembali menangkap satu pengedar.

Adalah Muryadi alias Dumek alias Mandra diciduk petugas saat berada di kediamannya Jalan Teluk Tiram Gang Sepakat Banjarmasin Barat. Dalam penggeledahan ini petugas menemukan sabu cukup banyak yakni sekitar 35 gram.

Penemukan sabu ini pun membuat Mandra yang berambut gondrong ini langsung digelandang petugas ke Mapolda Kalsel untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut tentang adanya sabu itu.
.
Info diperoleh penangkapan pelaku yang tinggi besar dan berpenampilan agak mirip Mandra yang baru beberapa bulan keluar LP dalam kasus narkoba ini bermula dari info masyarakat ada peredaran sabu dan langsung ditindaklanjuti petugas yang dipimpin Kompol Yanto Suparwito.

Hingga sekitar pukul 16;00 Wita, ada info bahwa ada barang terlarang di kediaman pelaku dan tanpa membuang waktu petugas langsung meluncur ke lokasi.

Tanpa membuang waktu petugas langsung melakukan penggeledahan dan awalnya tak menemukan barang dicari.

Namun petugas tak berhenti dan saat menggeledah di kamar petugas mencurigai sebuah dompet kecil yang berada di atas sebuah lemari. Kala dibuka ternyata ada beberapa paket sabu.

Penemuan sabu ini pun langsung membuat tersangka hanya bisa pasrah saat digelandang petugas.

Direktur Narkoba Kombes Joko S melalui Kasubdit 2, AKBP Agus Durijanto mengiyakan pihaknya baru saja menangkap tersangka Muryadi alias Dumek alias 'Mandra'.

Dalam penangkapan ini petugas turut menemukan 18 paket sabu dengan berat sekitar 35.5 gram sabu. Tersangka sendiri pernah ditangkap sekitar 5 tahun lalu dalam kasus narkoba.

"Baru keluar LP sekitar dua bulan lalu itu sebagai 'gudang' atau penyimpanan sabu," ucap Agus ketika dikonfirmasi,

Editor: Mirna Tribun
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved